Telkom Tingkatkan Layanan Lebih dari 2100 Kawasan di Jatim, Bali, dan Nusra

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komitmen Telkom Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik bagi semua pelanggannya terus ditingkatkan. Caranya dengan mempercepat penggelaran infrastruktur ICT (Information Communication Technology) berupa jaringan akses fiber optik.

Sehingga bisa melayani pelanggannya lebih banyak lagi di semua kota kabupaten kawasan Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara. Dengan infrastruktur ICT yang sudah terbangun dengan bagus, maka seluruh sektor dapat memanfaatkannya dengan baik.

Executive Vice President Telkom Regional V, Iskriono Windiarjanto

Seperti halnya pada government sector, public sector, dan private sector, karena dengan demikian maka kota-kota kabupaten tersebut siap menjadi smart city yang mempertinggi positioningnya saat MEA tiba akhir tahun ini.

Khususnya untuk IndiHome, menurut Executive Vice President Telkom Regional V, Iskriono Windiarjanto, sampai dengan saat ini Telkom telah menggelarnya di lebih dari 2100 kawasan di Jatim, Bali, dan Nusra.

“Dan kalau dihitung-hitung harusnya kami sudah bisa melayani lebih dari 1,2 juta rumah dengan akses internet kualitas broadband. Dan selebihnya kami akan layani dengan teknologi jaringan lain atau sambil menunggu pembangunan fiber optik yang masih berjalan,” jelas Iskriono Windiarjanto melalui keretangan pers yang di dapat KabarSurabaya, Selasa (14/7/2015).

Keberadaan ICT ini menurutnya, telah mampu menjadi penggerak bagi semua sektor dan dampaknya sangat besar pada pertumbuhan ekonomi kota tersebut.

“Ini karena tiap peningkatan penetrasi broadband sebesar 10% akan meningkatkan GDP penduduknya sebesar 1,38%,” tambahnya.

Ditambahkan Iskriono, bahwa diatas jaringan akses yang sudah dibangun tersebut, Telkom tidak lagi hanya mendeliver layanan voice melalui telepon saja, tapi langsung diberikan triple play atau 3P yakni voice, internet kecepatan tinggi dan iptv dengan brand Usee TV.

“Jadi untuk pelanggan residensial, kami sudah tidak lagi pasarkan satu per satu layanan, namun langsung tiga layanan sekaligus” tambahnya.

Bahkan Telkom telah memberi banyak sekali gimmick untuk para pelanggan IndiHome, dimana sampai dengan akhir Juli 2015 ini, promo all channel masih diberlakukan. Baru setelah itu, jumlah channel tidak akan sebanyak sebelumnya yang 99 channel Usee TV.

Melihat data dari APJI (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet) terkait peningkatan jumlah pengguna akses internet yang pada tahun terakhir mengalami pertumbuhan sebesar 16,2 juta pengguna. Yaitu dari 71,9 juta menjadi 88,1 juta pengguna, Iskriono memprediksi akan terjadi peningkatan yang sangat masif terhadap kebutuhan akses internet dan akses internet broadband.

“Jika permintaan akan akses data ini meningkat cepat, ya wajar kalau kami harus segera memenuhinya, baik untuk fixed broadband dan mobile broadband nya” tambahnya.

Untuk itu, Telkom mentargetkan akan bisa memasarkan 1 juta ssl Indihome ke segmen residensial untuk wilayah Jatim, Bali, dan Nusra. Ini berkisar 1/3 dari target yg ditetapkan nasional yakni 3 juta homepass.

”Jika melihat pertumbuhan ekonomi propinsi Jawa Timur yang tinggi, kami optimis target ini bisa kami penuhi,” tambahnya.

Ia menyadari, disamping mengejar target percepatan penetrasi akses broadband, Telkom harus memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya, baik pelanggan eksisting maupun para calon pelanggannya.

Salah satu yang dilakukan adalah dengan memberikan fitur-fitur secara add on di Indihome, seperti fitur IndiHome View yang saat menjelang Lebaran ini menjadi fitur yang paling banyak diminati.

“Dengan IndiHome View ini, pelanggan IndiHome tidak perlu lagi punya kekhawatiran saat harus meninggalkan rumah kala mudik. Atau bisa juga untuk usaha-usaha yang sering ditinggalkan oleh pemiliknya,” jelasnya.

Dengan tetap berkomitmen memberikan pelayanan, selama Lebaran, layanan di beberapa Plasa Telkom akan tetap dibuka mulai pukul 08.00 – 12.00. Masing-masing Witel akan membuka minimal 1 Plasa Telkom selama Lebaran, yakni di kota Surabaya, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Kediri, Madiun, Jember, Gresik, Bali, Singaraja, Mataram, dan Kupang. (Edmen Paulus)

Leave a Reply