Bank DBS Indonesia & Manulife Indonesia Luncuran MiWealth Protection

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) dan PT Bank DBS Indonesia (DBSI) mempererat kemitraan mereka dengan memberikan para nasabah DBSI manfaat dari berbagai produk inovatif Manulife Indonesia, yang disesuaikan dengan kebutuhan finansial nasabah Indonesia.

Nasabah prioritas dan nasabah UKM DBSI juga akan mendapatkan akses rangkaian solusi asuransi jiwa dan kesehatan Manulife, melalui jaringan luas DBSI di Indonesia dengan lebih dari 40 cabang yang tersebar di 11 kota.

(Ki-ka) Head of Wealth Management, Bank DBS Indonesia, Widrawan Hendrawan; Director of Consumer Banking Group Bank DBS Indonesia, Wawan Salum; President Director Bank DBS Indonesia, Paulus Sutisna; President Director & CEO, Manulife Indonesia, Chris BendlEVP & Chief Partnership Business Officer, Manulife Indonesia, Hans de Waal, serta Head of DBS Partnership Business, Manulife Indonesia, Richard Ferryanto

Komitmen yang baru diperbaharui ini, ditandai dengan peluncuran MiWealth Protection, produk asuransi unit link dengan premi tunggal, yang dirancang untuk nasabah yang ingin melindungi dan mengembangkan kekayaan mereka, untuk mendapatkan keamanan finansial sehingga mereka dapat menikmati masa pensiun dengan tenang.

Seperti di sampaikan President Director dan CEO Manulife Indonesia Chris Bendl , berdasar temuan Retirement Wellness Study yang baru-baru ini dilakukan oleh DBS dan Manulife untuk mengungkap sikap mengenai pensiun serta harapan dan kesiapan para pra-pensiunan menunjukkan, bahwa orang Indonesia mengkhawatirkan kemampuan mereka untuk membayar biaya medis (28%) dan siapa yang akan merawat mereka (28%) di masa pensiun nanti.

“Penelitian terbaru kami menunjukkan bahwa hanya 47% penduduk Indonesia merasa mereka memiliki dana cukup untuk masa pensiun. Kami memahami bahwa kekhawatiran terbesar nasabah kami adalah bagaimana mereka dapat menjalani masa pensiun yang aman dan tercukupi,” terangnya.

MiWealth Protection menawarkan manfaat unik yang dirancang untuk mengurangi dampak pasar yang mengalami penurunan dan menyebabkan performa dana investasi berada di bawah tolok ukur standar Manulife atau ketika nilai aktiva bersih (NAB) lebih rendah daripada performa tolok ukur standar sebelumnya.

Produk ini juga menawarkan manfaat proteksi terhadap inflasi. Dengan kenaikan persentase manfaat atas kematian setiap tahun, MiWealth Protection memastikan bahwa manfaat yang akan diterima ahli waris nasabah dapat mengikuti tingkat inflasi.

Executive Vice President dan Chief Partnership Business Officer Manulife Indonesia Hans De Waal menambahkan, produknya ditargetkan untuk para nasabah yang ingin memiliki ketenangan pikiran ketika berinvestasi untuk masa depan.

“Kami juga menawarkan manfaat loyalitas atas investasi jangka panjang dan pembayaran manfaat terjadwal yang memungkinkan para nasabah menerima pendapatan secara berkala selama 20 tahun, dimulai pada usia ketika mereka memutuskan untuk pension,” jelasnya.

Disisi lain, President Director DBSI Paulus Sutisna mengatakan, produk ini memperkuat portofolio produk bancassurance DBSI.

“Melalui pengokohan kemitraan ini, saya yakin para nasabah akan melihat nilai yang sangat besar di dalam produk-produk yang kami tawarkan di masa-masa yang akan dating,”  terang Paulus.

DBSI bertekad untuk meningkatkan pangsa pasar bancassurance secara signifikan melalui kolaborasi yang lebih kuat dengan salah satu penyedia asuransi terbesar di Indonesia sekaligus mitra lamanya, Manulife Indonesia, menyusul peluncuran kemitraan regional antara DBS dan Manulife Asia yang meliputi Singapura, Hong Kong, Indonesia dan Cina pada awal tahun ini. (Ep)

Leave a Reply