3 C
New York
Minggu, Desember 4, 2022

Buy now

Apkomindo Dukung Pemerintah Bangun Iklim Usaha Yang Sehat

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Menyambut era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) serta upaya mempersiapkan diri bergabungnya Indonesia ke Trans Pacific Partnership (TPP), Apkomindo (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) menyatakan mendukung sepenuhnya upaya pemerintah dalam membangun iklim usaha yang sehat.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum DPP Apkomindo Soegiharto Santoso (yang kerap disapa Hoky) melalui release yang diterima kabarsurabaya.com (4/11/2015), saat turut hadir dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

“Apkomindo sangat mendukung kesepakatan yang diambil KPPU dan Kadin dalam membangun iklim usaha yang sehat di Indonesia‎,” terangnya pada saat acara penandatanganan kesepakatan KPPU dengan Kadin bertempat di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (3/11/2-015).

Ia juga menambahkan, Apkomindo sebagai asosiasi pengusaha computer Indonesia, secara jelas dan tegas mendukung hal ini, apalagi sebentar lagi ekonomi kita terintegrasi dengan MEA dan bergabung dengan TPP.

“Maka mau tidak mau kita harus membentengi internal dengan mewujudkan iklim usaha yang sehat,” lanjut Hoky

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla berpesan agar jangan sampai persaingan usaha yang ada malah membunuh pengusaha kecil.

“Persaingan adalah satu hal yang positif, akan tetapi bukan saling bunuh. Itulah yang disebut free and fair trade. Fair itu keseimbangan yang sehat agar suatu perusahaan besar tidak makan yang kecil, yang kecil bisa hidup bersama-sama yang besar,” jelas Jusuf Kalla.

JK panggilan akrabnya ini menambahkan, terkait persaingan di dunia usaha, pemerintah sebenarnya tak mau ikut campur. Namun pelemahan ekonomi yang terjadi secara global mau tidak mau membuat pemerintah harus turun tangan.

“Pemerintah harus aktif, memberi stimulan, memberi aturan, memfasilitasi, dan memberi dorongan agar berjalan dengan lebih baik. Itu ekonomi yang kita anut, terbuka tapi perlu peran masing-masing pihak swasta dan pemerintah untuk beri pengawasan demi efisiensi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas JK.

Disisi lain, Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto menyampaikan, iklim usaha yang sehat dapat terwujud bila praktik monopoli dan oligopoli tidak terjadi. Dalam persaingan usaha yang makin ketat, mal praktik di bidang usaha sering terjadi.

Dalam hal ini Kadin, merasa perlu menjalin kerja sama dengan KPPU, agar praktik persaingan usaha yang tidak sehat dapat dicegah sedini mungkin.

“Kita dukung KPPU menindak pelaku usaha yang terbukti dalam suatu proses tidak fair, dan melakukan persaingan usaha tidak sehat,” kata Suryo.

Sementara Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf, pasca penandatangan nota kesepahaman ini mengatakan, KPPU tetap akan menindak para pelaku usaha yang nakal dan tidak mematuhi aturan. ‎Ia pun menginginkan lembaga yang dipimpinnya bisa seperti lembaga serupa di Jerman dan Jepang, yang menjadi panglima dalam sistem ekonomi nasional negara tersebut.

“Kami akan tetap mengutamakan pencegahan persaingan usaha, namun teman-teman di KPPU juga akan melakukan penegakan hukum persaingan tidak sehat. Namun sekali lagi mencegah lebih baik dibandingkan dengan langsung melakukan penegakan hukum,” ujar Syarkawi. (Ep)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,596PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles