23.1 C
New York
Minggu, September 27, 2020

Buy now

Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Gagalkan Kerugian Rp 2,2 Trilyun

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Badan Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya berhasil menahan 34 kontainer yang memuat 609 ribu kilogram buah ilegal di Terminal Petikemas Surabaya (TPS), karena semua buah illegal asal China ini tidak memiliki dokumen jaminan kesehatan.

Kepala BBKP Surabaya Ir. Banun Harpini M.Sc, saat menjelaskan pada Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan anggota CPR RI, ketika membuka kontainer sitaan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, di Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Jumat (4/3/2016)
Penahanan dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan dokumen dan fisik. Ternyata tidak sesuai, pada dokumen keterangan yang disebutkan merupakan buah pear, tetapi di dalamnya terdapat jeruk dan apel.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, ketika membuka kontainer sitaan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, di Terminal Petikemas Surabaya (TPS), mengatakan, jeruk ilegal ini berpotensi membawa lalat buah. Spesies lalat buah bactrocera tsuneonis ini merupakan organisme penggangu tumbuhan yang perlu diwaspadai. Sebab di Jepang pernah mengalami gagal panen mencapai 50 persen.

“Oleh karena itu sangat tepat Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya menahan 609 ribu kilogram buah ilegal itu demi menyelamatkan Rp2,2 triliun,” terangnya di Surabaya, Jumat (4/3/2016).

Terkait masuknya 34 kontainer buah-buahan ilegal ini, menurut Amran, PT DPM telah melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan, dengan ancaman penjara 3 tahun atau denda Rp150 juta.

“Semua barang bukti buah ini akan segera dimusnahkan atau re-ekspor, setelah proses hokum tentunya,” terang Amran.

Saat pembukaan barang bukti buah impor ilegal asal China ini, Mentan Amran didampingi Kapolda Jawa Timur, Anton Setiadji, Kasdam V/Brawijaya, Eko Wiratmoko, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Ir. Banun Harpini, M.Sc., Kepala Terminal Petikemas Surabaya, dan 29 Anggota Komisi IV DPR RI. (EP)

Related Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

Stay Connected

20,743FansSuka
2,378PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

U Give Me Love Jadi Single Perdana ‘Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik

YOGYAKARTA (kabarsurabaya.com) - Trend musik mancanegara mempengaruhi perkembangan musik di Tanahair dari dahulunya. Saat ini Korean Pop (K-Pop) tengah dilirik oleh para penikmat musik di...

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...