Bank UMKM Terbuka untuk Kota Kabupaten yang Ingin Bergabung

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – PT Bank Perkreditan Rakyat Jawa Timur atau yang lebi popular disebut Bank UMKM Jatim, selama tahun buku 2015 telah mencatatkan laba bersi setelah pajak, sebesar Rp 24.462.155.354 atau naik sebesar 23,37% dinbanding tahun 2014.

RUPS dan RUPSLB Bank UMKM, Jumat (15/4/2016)

Hal ini terlihat dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank UMKM yang dilaksanakan hari ini, Jumat (15/4/2016).

Hal menarik yang terjadi dalam RUPSLB Bank UMKM adalah adanya tambahan setoran modal dari beberapa kabupaten di wilayah Jawa timur. Diantaranya adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan sebesar Rp 300 juta, Pemkab Bangkalan  sebesar Rp 650 juta, Pemkab Nganjuk Rp 500 juta, Pemkab Pamekasan Rp 1 Milyar, Pemkab Probolinggo Rp 200 juta dan Pemkab Bojonegoro Rp 5 Mlyar.

Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Subawi

“Jadi total dana tambahan setoran modal dari enam kabupaten ini sekitar Rp 7,65 Milyar,” jelas Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Subawi.

Adanya penambahan modal setor ini menurut Subawi, karena dorongan besarnya rasa optimis dari pemkab-pemkab tersebut, mengenai perkembangan Bank UMKM dalam mensejahterakan ekonomi kerakyatan.

“Bahkan tahun ini, Pemkab Bojonegoro memastikan akan menambah modal disetor menjadi sekitar Rp 25 Milyar. Begitu juga dengan Pemkab Magetan akan meningkatkan modal disetornya hingga Rp 5 Milyar,” tambahnya.

Dan peluang untuk meningkatkan tambahan modal jelas masih sangat terbuka lebar karena sampai saat ini masih ada 16 kabupaten kota di Jatim yang belum bergabung dengan bank UMKM.

“Kami sangat terbuka bagi beberapa kota kabupaten yang belum bergabung, untuk menjadi pemegang saham Bank UMKM,” terang Subawi.

Subawi juga menjelaskan bahwa upaya menaikkan pertumbuhan target pos akses permodalan dana bank UMKM, tahun ini bisa didapat dari tumbuhnya usaha baru di Jatim. Misalnya, komoditas pertanian, perternakan, perkebunan, usaha primer dan komoditas pangan.

“Bahkan selama Q1 tahun 2016 ini, Bank UMKM telah menyalurkan kredit untuk petanian sebesar Rp 213 Milyar dengan bunga 6% dengan menggunakan dana dari Pemprov Jatim,” terangnya. (EP)

Leave a Reply