28.1 C
New York
Sabtu, Agustus 13, 2022

Buy now

Bisnis E-Comers Beri Kontribusi Tinggi Bagi Anggota Asperindo

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pendapatan para perusahaan yang tergabung di Asperindo menjelang lebaran relative mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini dikarenakan seperti biasanya menjelang lebaran banyak orang yang kirim-kirim barang.

Ketua Umum DPP Asperindo M. Kadrial
Namun seperti dikemukakan Ketua Umum DPP Asperindo M. Kadrial, sebenarnya yang paling penting yang menjadi pendorong kenaikan bisnis para anggota Asperindo adalah berkembangnya bisnis e-comers atau penjualan online.

“Perdagangan online ini mampu memberikan kontribusi yang baik bagi para pelaku bisnis yang tergabung di Asperindo. Ini juga disebabkan karena para pelaku perdagangan e-comers kebanyakan kan UKM. Dan ini akan semakin membuat perekonomian negara kita menjadi kuat,” ungkap Kadrial di Surabaya, Rabu (24/6/2015).

Lebih jauh Kadrial juga mengatakan bahwa tanpa perdagangan e-comers yang berkembang akhir-akhir ini, maka pertumbuhan ekonomi kita sebenarnya tidak tumbuh, karena secara umum ekspor impor kita juga mengalami penurunan.

“Perdagangan e-comers itu sendiri telah berhasil memberikan kontribusi pertumbuhan sekitar 20 % dari total pertumbuhan bisnis transportasi barang ini,” jelasnya.

Namun pertumbuhan e-comers saat ini yang relative tumbuh masih hanya terbatas di dalam negeri sendiri. Padahal menurut Kadrial, sebenarnya yang diharapkanadalah pertumbuhan e-comers untuk internasional, karena ini akan memberikan dampak positif bagi perolehan devisa.

“Namun yang disayangkan sampai saat ini sepertinya belum ada dukungan dari pemerintah terkait bisnis e-comers ini. Karena untuk bisnis importer maupun ekspor peroranga di Indonesia belum ada aturannya. Padahal sebagian besar bisnis e-comers yang tumbuh bersifat perorangan,” jelas Kadrial.

Oleh karena itu Kadrial berharap pemerintah mulai memikirkan untuk membuat aturan yang bias member kesempatan pada importir dan eksportir yang bersifat perorangan, agar bisnis e-comers bias tumbuh sampai ke internasional. (Edmen Paulus)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,433PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles