Dothy terpilih sebagai Ketua ASEAN Port Association (APA) Periode 2016-2017

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Ibu Dothy, wakil PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) yang saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Terminal Petikemas Surabaya, terpilih sebagai Ketua ASEAN Port Aassociation (APA) periode 2016 – 2017, dalam Pertemuan Tahunan ke-41 APA diselenggarakan pada tanggal 3-4 November 2015 di Rizqun International Hotel, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

Pertemuan Tahunan ke-41 ASEAN Port Aassociation (APA)

Pertemuan yang dihadiri delegasi 9 negara: Indonesia, Malaysia, Singapura, Kamboja, Myanmar, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam (dengan total delegasi 65 orang) ini, dibuka oleh Md Riza Dato Paduka Hj Md Yunos, Sekretaris tetap Kementerian Telekomunikasi Brunei Darussalam, yang didampingi Helmi Hj Talib, Wakil Direktur Departemen Pelabuhan di Kementerian Telekomunikasi Brunei Darussalam, dan Juan Sta Ana, Ketua APA periode 2015-2016.

Dalam pembukaannya, Sekretaris tetap Kementerian Telekomunikasi Brunei Darussalam menggarisbawahi pentingnya konektifitas dan integrasi antar pelabuhan, mengingat pelabuhan adalah pintu gerbang perekonomian.

Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan pembangunan pelabuhan secara berkelanjutan, peningkatan Sumber Daya Alam (SDM), pentingnya pertukaran data secara elektronik, pengembangan pelabuhan, aktifitas privatisasi/komersialisasi, penyederhanaan dokumen dan prosedur, serta inisiatif pelabuhan hijau (green port).

Masing-masing topik tersebut disampaikan oleh delegasi tiap-tiap negara dalam sesi presentasi sebagai acara puncak pertemuan.

Selain itu, dalam pertemuan tahunan ke-41 tersebut, juga dibahas beberapa agenda penting seperti; Memutuskan pelaksanaan pertemuan Working Committee APA ke-37; Memutuskan pelaksanaan pertemuan tahunan APA ke-42 yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus di Filipina; serta Pemilihan Ketua APA periode 2016-2017.

Sementara dalam pidato pertamanya setelah dilantik sebagai Ketua APA 2016/2017, Ibu Dothy menyampaikan dua point yaitu mengenai semangat APA dalam pengembangan pelabuhan secara berkesinambungan (sustainable development of the port), serta Semangat solidaritas ASEAN atau (ASEAN Brotherhood).

Selain itu Ia juga menjelaskan mengenai tantangan ke depan, dimana semakin dekatnya ASEAN Economic Community, maka tantangan jangka menengah adalah bahwa dalam 20 tahun ke depan, Asia memainkan peran yg semakin penting dalam perdagangan dunia. Sejalan dengan hal itu, sektor maritim akan memiliki peran yang sangat penting. (Ep)

Leave a Reply