Honda Bukukan Kenaikan, Meski Bisnis Otomotif Turun

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Selama tahun 2015 kemarin, Honda tetap berhasil membukukan peningkatan omset, meski secara keseluruhan bisnis otomotif mengalami penurunan sekitar 20%.

Tercatat selama 2015, market share Honda di Jawa Timur mencapai 16,58% yang berarti mengalami peningkatan dibanding tahun 2014 yang hanya 12,43%. Padahal disisi lain, total market Jatim mengalami penurunan 16%. Demikian juga dengan omset yang berhasil dibukukan Honda, mengalami peningkatan 12,87% dibanding tahun 2014 lalu.

Honda Brio mencatatakan penjualan tertinggi bagi Honda di Jatim

Dikatakan Marketing and After Sales Services Director Honda Surabaya Center (HSC), Wendy Miharja, naiknya penjualan Honda di Jatim, sangat dipengaruhi oleh besarnya kontribusi Honda Brio yang mencapai 8.450 unit atau 31,15% dari total penjualan tahun 2015 sebanyak 27.125 unit. Disusul Honda Mobilio dengan penjualan 7.882 unit, Honda HRV 5.245 unit dan Honda Jazz 3.396 unit.

“Buat Honda sendiri memang tahun 2015 bukan tahun yang mudah, dimana kompetitif dan persaingan pasar yang begitu ketat, namun dengan strategi pemasaran yang tepat dan munculnya produk baru seperti HRV, membuat honda tetap bertahan dan bahkan surplus, dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” terang wendy pada kabarsurabaya.com di kantornya, Selasa (5/1/2016)

Keberhasilan Honda Brio merajai penjualan di Jatim ini menurut Wendy, dikarenakan beberapa keunggulan Brio yang pas buat masyarakat Jawa Timur.

“Selain memang dari segi model city car Brio yang memiliki handling dan kelincahan yang baik, juga telah teruji sangat irit bahan bakar. Apalagi harganya pun sangat terjangkau yaitu di angka 110 jutaan,” lanjut Wendy.

Marketing and After Sales Services Director Honda Surabaya Center (HSC), Wendy Miharja

Sementara keberhasilan Honda Mobilio menempati posisi ke dua, karena memang ini sangat sesuai dengan karakteristik kebutuhan masyarakat Jatim yang menginginkan mobil keluarga yang nyaman, lega dan irit bahan bakar.

“Itu semua dimiliki Honda Mobilio, karena selain family car ini mampu memuat 7 penumpang, juga memiliiki bagasi yang luas dan irit bahan bakar. Harganyapun sangat kompetitif,” terang Wendy

Wendy juga menyakini bahwa trend 2016 tahun ini, masih akan di dominasi city car dan family car, karena itu yang paling sesuai dengan karakter orang Indonesia yang menyenagi mobil yang praktis, bisa memuat banyak penumpang, irit bahan bakar dan harga yang terjangkau.

“Honda BRV sebagai produk terbaru Honda (yang di launching Desember 2015 kemarin), nampaknya akan banyak berbicara di tahun 2016, meskipun sampai saat ini masih indent dan pengiriman pertama ke konsumen baru bisa dilakukan di akhir bulan januari 2016 ini,” tambah Wendy.

Dan dengan melihat kondisi ekonomi Indonesia yang cenderung meningkat di kuartal empat (Q4) tahun 2015, maka Honda akan mematok target di tahun 2016 meningkat 10-12% dari pencapaian tahun 2015.

Memang tahun ini boleh dibilang tahunnya Honda, karena meski secara umum bisnis otomotif mengalami penurunan, namun seperti dikemukakan Direktur Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy dalam keterangan persnya, tahun 2015 Honda berhasil mencetak rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah mereka di Indonesia, dengan penjualan total sebanyak 159.253 unit. (Ep)

Leave a Reply