Janji Huawei : Servis 3 Hari Tidak Selesai, Huawei Ganti Smartphone Baru

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – PT Huawei Tech Investment (Huawei) sebagai brand nomer satu di China dan nomer tiga di dunia, memastikan menjamin service yang dilakukan pada smartphone Huawei yang mengalami masalah, maksimal dapat dikerjakan dalam 3 hari. Dan bila dalam 3 hari itu service belum selesai, maka akan dilakukan penggantian dengan smartphone yang baru.

Huawei Device General Manager East Java, Brady Liu (dua dari kanan) berfoto bersama dalam peresmian brand shop Huawei di Surabaya, Selasa (22/12/2015)

Hal ini dikemukakan Service Director Huawei Device Indonesia, Erwin Setiawan, yang mengatakan bahwa jaminan service ini adalah yang pertama dilakukan oleh perusahaan penerbit smartphone yang memasarkan produknya di Indonesia.

“Penggantian ini benar-benar 100 persen baru dan bukan produk rekondisi,” terangnya disela-sela peresmian brand shop ke 2 nya di Surabaya, Selasa (22/12/2015).

Sementara Huawei Device General Manager East Java, Brady Liu, mengatakan bahwa Brand shop merupakan sebuah model bisnis yang revolusioner untuk Huawei Retail Brand, dimana semua retailer dapat belajar dan melihat bagimana membanguin pendekatan brand secara konsisten.

“Standardari brand shop ini akan menyajikan one stop shop untuk poembelian segala lini perangkat Huawei, termasuk smartphone, tablet dan juga aksesoris,” jelas Brady Liu.

Lebih jauh Brady Liu menjelaskan, selain sebagai one stop solution untuk mengenal lebih dalam produk-produk Huawei, brand shop juga memberikan kemudahan pada pelanggan untuk mencoba produk-produk Huawei secara langsung.

“Saya pastikan, brand shop ini bukan pesaing dari tok0-toko atau dealer-dealer yang menjual produk-produk Huawei, karena konsepnya sangat berbeda,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Huawei juga memperkenalkan service center terbarunya (yang ke dua setelah di WTC) yang diklaim sebagai service center pertama yang menggunakan konsep terbaru.

Ini di yakinkan oleh Erwin, yang menjelaskan bahwa dalam konsep terbaru service center ini, sangat berbeda dengan service center yang ada selama ini, yang hanya menyediakan tempat diduduk untuk menunggu.

Di service center terbaru ini, Huawei menyediakan “experience zone”, dimana di sini, mereka yang men-service smartphonenya, bisa melakukan berbagai aktivitas seperti brosing internet, melihat-lihat berbagai aksesoris Huawei, sampai belajar mengetahui berbagai hal tentang produk-produk Huawei.

“Bahkan kami mengajarkan pada para pelanggan kami bagaimana cara memindahkan dan menyimpan memory smartphone, yang biasanya dikuatirkan akan terhapus pada saat di service,” lanjutnya.

Disisi lain, Huawei Device Area Manager East Java, Tommy Andreas menyampaikan bahwa meski tahun ini penjualan Huawei tidak mencapai target, tetapi dalam hal penjualan masih mengalami kenaikan sekitar 14 persen untuk smartphone, dan 7 persen untuk tablet, dibanding penjualan tahun lalu.

“Ini karena adanya kondisi ekonomi global yang kurang menguntungkan, sehingga pangsa pasar juga sedikit turun. Namun tahun depan, kami berharap penjualan bisa tumbuh double dari pertumbuhan  tahun ini atau di atas 20%,” jelasnya. (Ep)

Leave a Reply