JIIPE Pelabuhan Gersik Mulai Beroperasi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dermaga Terminal Manyar Pelabuhan Gresik yang dioperasikan oleh PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) salah satu anak perusahaan PT BJTI yang merupakan bagian dari proyek JIIPE (Java Integrated Industrial Port and Estate), resmi beroperasi.

Pengoperasian Terminal ini ditandai dengan tasyakuran yang dilaksanakan hari ini Jumat (29/1/2016).

sebagai wujud syukur atas dimulainya pengoperasian Terminal Manyar ini, PT BMS juga menyerahkan bantuan dana CSR kepada 3 (tiga) Yayasan @ Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) kepada ; Yayasan Darul Aitam Desa Sidomukti Manyar Tugu, Yayasan Ar Rahman Desa Pongangan Manyar, dan Yayasan Al Basyar Desa Romo Manyar

Dimulainya pengoperasian Terminal ini dengan dilakukannya kegiatan pemuatan Pupuk In bag sejumlah 9.018 Ton dengan Kapal MV. Isa Winter yang mempunyai berat 7.145 GT dengan panjang 122 meter tujuan Padang Sumatera Barat. Cargo perdana ini milik PT. Continental Cargo Carrier Indotrans (PT CCCI).

Disamping itu sebagai wujud syukur atas dimulainya pengoperasian Terminal Manyar ini, PT BMS juga menyerahkan bantuan dana CSR kepada 3 (tiga) Yayasan @ Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) kepada ; Yayasan Darul Aitam Desa Sidomukti Manyar Tugu, Yayasan Ar Rahman Desa Pongangan Manyar, dan Yayasan Al Basyar Desa Romo Manyar.

JIIPE Pelabuhan Gersik Mulai Beroperasi

Dalam Sambutannya Direktur Utama PT. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Djarwo Surjanto mengatakan, bahwa para pekerja yang melaksanakan kegiatan B/M (TKBM) diambilkan dari masyarakat sekitar Pelabuhan Manyar dan kedepannya JIIPE ketika beroperasi secara penuh, maka mayoritas tenaga kerjanya adalah masyarakat sekitar Kecamatan Manyar Gresik.

Disamping itu saat ini masih terdapat 11 Kapal muatan Bulk Cargo, Beras maupun General Cargo yang menunggu untuk dapat sandar di Dermaga Terminal Manyar.

“Dengan beroperasinya Dermaga Terminal Manyar ini juga diharapkan dapat mengurangi antrian Kapal yang akan melaksanakan kegiatan B/M di Tanjung Perak, sehingga pada akhirnya dapat mengurangi biaya logistic bagi pengguna jasa kepelabuhanan,” terang Djarwo.

Fasilitas Pelabuhan Laut yang dioperasikan oleh PT BMS seluas + 371 Ha ini pada master plan terdiri dari 3 buah Jetty yaitu Jetty I (untuk batubara) LOA = 1000 meter dengan draft : -9 m LWS, Jetty II (Liquid Bulk Terminal) dengan LOA : 2000 meter dengan draft : -14 m LWS, dan Jetty III (untuk Container) LOA = 3500 meter dengan draft : -16 m LWS.

Sedangkan Fasilitas Pendukung yang akan dibangun adalah Open Yard,  Container Yard, Coal Terminal, CBU yard untuk kendaraan, Storage Tanks (Terminal Tangki Penyimpanan) cargo cair, Stock Yard batubara di dekat Pembangkit Listrik, Liquid and Gas Terminal, Wood Log, Workshop, Warehouse, Tank Farm, Utility Area, Power Plant, Kantor Operasional, Trestle, Conveyor untuk loading/unloading batubara dan Fasilitas Umum lainnya. (EP)

Leave a Reply