12.3 C
New York
Minggu, November 22, 2020

Buy now

Kemelut Kepengurusan INSA Berlanjut, Program Beyond Cabotage Terganggu




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Masih berlarut-larutnya konflik di internal organisasi Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) yang ditandai dengan tidak diakuinya ketua terpilih DPP INSA periode 2015-2019, Johnson W Sutjipto, akan berdampak pada penyelesaian roadmap Beyond Cabotage yang sedang disusun oleh INSA.

Dikatakan Ketua PLTS DPP INSA Dr. Hamka, SH, ketua umum terpilih Johnson W Sutjipto, dianggap tidak sah karena proses penetapannya menyalahi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi para pemilik kapal ini.

“Kami menganggap, hingga kini, INSA belum memiliki Ketua Umum definitif secara aturan dan konstitusi organisasi,” tandas Hamka seusai Dialog Interkatif ‘Kesiapan Infrastruktur Pelabuhan Menghadapi Beyond Cabotage’ di Surabaya, Sabtu (19/9/2015).

Hamka juga menambahkan, untuk menindaklanjuti polemik tersebut, INSA secara keorganisasian, akan menggelar tahapan selanjutnya untuk memilih Ketua Umum INSA, yang diharapkan bisa dilakukan bulan Desember 2015 mendatang.

“Pemilihan tahap kedua melalui Rapat Umum Anggota (RUA) itu akan menetapkan dan mengesahkan Ketua Umum DPP INSA periode 2015-2019 yang sah. Karena pemilihan ketua umum hanya bisa melalui RUA dan harus berpatokan pada kepatuhan AD/ART organisasi,” tandasnya.

Adapun alas an kenapa Johnson W Sutjipto mengalami penolakan, karena menurut Hamka, dia ditetapkan caretaker sepihak melalui orang-orang tertentu tanpa meruntut aturan AD/ART INSA. Sebab, penetapan Johnson untuk memimpin organisasi INSA dipilih orang-orang tertentu.

“Jadi, jangan melihat siapa yang orang yang menentukan, tapi harus patuh kepada konstitusi tertinggi, yaitu AD/ART. Dan RUA adalah forum yang absah dalam memilih dan menetapkan jabatan Ketua Umum,” tegas Hamka.

Hamka juga menegaskan bahwa pemilihan ketua umum baru harus segera dilakukan karena bila hal ini terus berlarut, akan berimbas pada perpecahan yang semakin berkepanjangan. Dan tentu saja ini juga akan berdampak pada posisi INSA sebagai organisasi yang berdaya guna efektif dengan kemampuannya memajukan pelayaran nasional.

“Perpecahan akan berujung pada gontok-gontokan, yang pada akhirnya tidak berdaya guna secara efektif dalam kerangka konstruktif. Dan ini akan mengganggu persiapan dan pelaksanaan terwujudnya Beyond Cabotage,” pungkasnya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,445PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...