Komisi C Usulkan PT PWU Buat Pabrik Limbah B3

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mengusulkan dan mendorong kepada pihak perusahaan Badan usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu PT PWU untuk mengelolah pabrik limbah B3 di Jatim.

Komisi C Usulkan PT PWU Buat Pabrik Limbah B3

“Penggelolahan limbah berbahaya B3 ini mempunyai peluang usaha yang bagus PT PWU untuk meningkatkan keuntungan bagi PWU, Namun tidak meninggalkan dua misi. Yaitu misi social dan misi keuntungan,” ujar Wakil Ketua Komisi C, Renville Antonio ditemui usai hearing dengan PT PWU di DPRD Jatim, Kamis (21/1/2016).

Menurutnya, peluang usaha ini, bias dikembangkan di Jawa Timur, sebab selama ini, penggelolan limbah bahan berbahaya masih dilakukan di Jawa Barat. Jawa Timur yang memiliki banyak pabrik dengan menghasilkan sampah berbahaya cukup banyak, mendorong untuk membuat pabrik penggelolan limbah sendiri.

“Saya kira PWU dengan asset tanah dimana-mana. Bisa mengembangkan usaha penggelolaan limbab berbahaya ini. Untuk itu, kita meminta BUMD untuk mengkaji secara serius,” ujarnya.

Renville mengatakan kebutuhan dalam penggelolaan limbah yang cukup besar, menjadi peluang bisnis baru di Jawa Timur.

“Syaratnya harus mengawal kepentingan social dan kepentingan bisnis,” tuturnya.

Ia mencontohkan penggelolan limbah B3 di Jawa Barat dilakukan PT Jasa Sarana mempunyai pengolahan limbah industri, dengan menghasilkan defiden besar. Ini bias dicontoh Jatim.

“Kalau memang sebagai misi social dan misi keuntungan didapat, kenapa tidak dilakukan. Sebab PT PWU memiliki asset lahan cukup banyak dan cukup besar,” tegasnya.

Sebelumnya, rencana pembangunan pengelolaan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) mulai melirik wilayah Dawar Blandong-Mojokerto, setelah Pemprov Jatim gagal mempersiapkan lahan di wilayah Gresik beberapa tahun lalu. Namun, kekuatan anggaran Rp 50 miliar yang dipersiapkan, muncul kabar uang rakyat dari APBD Jawa Timur Tahun Anggaran 2016 nantinya hanya dicairkan Rp 30 miliar.

Padahal berdasarkan data tahun 2014, penghasil limbah B3 terbesar di Jatim adalah Kabupaten Gresik dengan beban 12,9 juta ton per tahun atau 1,1 juta ton per bulan. Sedangkan jumlah beban limbah B3 industri di Jatim sebesar 19,4 juta ton per tahun atau 1,6 juta ton per bulan. (Kj/Ep)

Leave a Reply