Majapahit Travel Fair 2016 Targetkan Transaksi Rp 53 Miliar

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur menargetkan pergelaran event pariwisata bertaraf internasional dan terbesar se-Indonesia Timur, Majapahit Travel Fair (MTF) 2016 yang akan digelar dari tanggal 14-17 April ini bisa mencapai Rp 53 miliar.

Kepala Disbudpar Jatim, Jarianto mengatakan, MTF yang tahun ini adalah yang ke 17 kali digelar, bertujuan mempromosikan potensi daya tarik wisata serta budaya Jawa Timur sekaligus menjual produk wisata, produk hotel, produk airlines dan produk UMKM untuk meningkatkan kunjungan wisata baik domestik maupun mancanegara.

Majapahit Travel Fair 2016 Targetkan Transaksi Rp 53 Miliar

“MTF tahun ini akan diikuti 120 buyer dan 80 seller. Untuk buyer diikuti 100 orang dari 15 negara dan 20 sisanya dari dalam negeri, baik dari Jatim sendiri maupun provinsi lain,” ujarnya saat jumpa pers di kantornya, Senin (11/4/2016).

Untuk buyer dari 15 negara yang menjadi peserta MTF ini seperti dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Kamboja, Vietnam, Jepang, Belanda, Italia, India, Cina, Hongkong, Saudi Arabia dan Bangladesh.

Lebih jauh Jarianto menyampaikan bahwa wisatawan mancanegara (wisman) yang menghadiri MTF kali ini, di target sebanyak 560 ribu orang, atau lebih besar dari pencapaian tahun lalu yang berada dikisaran 521 ribu pengunjung.

“Target ini sebagai pendukung terhadap program pemerintah pusat untuk meningkatkan wisman sebanyak 20 juta orang,” lanjut Jarianto.

Sementara terkait objek wisata yang tetap dijadikan andalan dalam MTF kali ini yaitu kawasan Bromo dan Semeru. Apalagi, objek ini juga masuk menjadi satu diantara 10 destinasi terbaik di Indonesia yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Dalam MTF kali ini, nantinya juga akan diadakan fam trip bagi para buyer dan exhibitor, tujuan Bromo, Malang dan Batu.

“Fam trip Ini dilakukan agar para buyer dan exhibitor mempunyai pengalaman langsung dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata yang ditawarkan Jatim, sehingga mereka tak segan membeli paket wisata di Jawa Timur,” pungkas Jarianto. (EP)

Leave a Reply