14.1 C
New York
Sabtu, November 21, 2020

Buy now

Modal Berani dan Tekun, Julius Komang Sukses Bangun 60 Outlet Kuliner




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Bisnis kuliner memang separtinya sangat menjanjikan, terutama di kota Surabaya. Meski ada yang tidak mampu bertahan lama, namun yang sukses memperbesar bisnis kulinernya juga cukup banyak. Salah satunya adalah Julius Komang.

Arek Suroboyo yang hanya lulusan SMA ini ternyata sukses membesarkan bisnis kulinernya hingga memiliki 5 brand dengan 60 cabang, hanya dalam waktu 9 tahun.

“Banyak orang bilang untuk berbisnis kuliner itu yang penting modal. Tapi saya katakana bahwa itu tidak sepenuhnya benar, karena yang utama adalah keberanian dan ketekunan untuk merintis dan menjalani usaha. Modal nomor tiga,” jelas Julius Komang pada acara dialog interaktif “Talk About Culinary Business From Zero”, Sabtu (4/1/2020).

Julius Komang

Julius sebagai entrepeneur dan pebisnis muda, juga menjelaskan bahwa agar bisa menjadi pebisnis sukses dibidang kuliner dan bisa bersaing dengan kompetitor, selain harus punya ide kreatif, juga perlu memahami beberapa hal lain yang tidak kalah pentingnya dalam mengembangkan usaha kuliner.

Dari pengalaman selama 9 tahun menjalankan bisnis kuliner, Julius menambahkan bahwa setidaknya, ada 8 faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis kuliner. Diantaranya adalah Perencanaan Ide, Strategi, Taktik, Value, Budgeting, Marketing & Promosi, serta Manajemen restoran & business scale.

”Delapan faktor itulah yang selama ini saya pegang untuk menjalankan bisnis kuliner saya hingga saya memiliki 5 jenis bisnis kuliner dengan 60 outlet yang tersebar di Pulau Jawa,” terang owner dan founder restoran Sushi sutekinya.

Dalam kesempatan tersebut, founder restoran Penyetan Cok ini menjelaskan bahwa ia ingin berbagi dengan masyarakat yang tertarik untuk berbisnis kuliner, khususnya para generasi muda, melalui program “The Six Months Challenge”, sebagai salah satu bentuk dedikasi Julius di bidang bisnis kuliner yang dirintis mulai nol.

Modal Berani dan Tekun, Julius Komang Sukses Bangun 60 Outlet Kuliner

“Pengalaman ini akan saya bagikan kepada siapapun yang serius ingin menjalankan bisnis kulier. Termasuk saya berharap teman teman bisa meminimalisir kegagalan yang sudah pernah saya alami sebelumnya,” jelas Julius.

Dalam program “The Six Months Challenge” ini, Julius bersama tim akan membantu siapapun yang ingin memulai berbisnis kuliner secara personal. Bimbingan secara personal ini bertujuan untuk membantu peserta mencapai target BEP (Break Event Point) atau balik modal dengan cepat.

“Peserta program ini akan dibimbing agar dalam menjalankan bisnisnya bisa menghemat modal, meminimalisir resiko gagal, mempercepat proses balik modal, dan memiliki target omzet hingga 500 juta per bulan,” tambahnya.

Selain itu, Julius juga berharap melalui program ini, akan memunculkan dan meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia. Karena jika jumlah pengusaha semakin meningkat, maka sudah pasti lapangan pekerjaan di Indonesia iuga semakin terbuka lebar.

“Tentunya kalau kita bisa berkontribusi pada negeri kita ini dengan menciptakan lapangan pekerjaan, maka itu menjadi kebanggan tersendiri bagi kita,” lanjut Julius yang saat ini sudah berhasil mempekerjakan sekitar 500 karyawan.

Untuk infromasi lengkap mengenai program The Six Months Challenge ini, masyarakat bisa mengakses website www.juliuskomang.com. Dan bila ingin mengikuti perkembangan program tersebut bisa mengunjungi media sosial instagramnya di @juliusacademy. (men)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,442PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...