19.3 C
New York
Kamis, Oktober 22, 2020

Buy now

OJK dan TPAKD Jatim Dorong Akses Keuangan pada Pembudidaya Ikan Patin




TULUNGAGUNG (kabarsurabaya.com) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Biro Perekonomian Jatim, Dinas Perikanan Provinsi Jatim, Asuransi Jasindo dan BPD Jawa Timur yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan “Business Matching Percepatan Akses Keuangan serta Pelatihan, Literasi dan Inklusi (PETIK) Keuangan”, kepada para pembudidaya ikan patin di Kabupaten Tulungagung.

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Heru Cahyono, menyampaikan bahwa TPAKD Jawa Timur merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholders untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih Sejahtera.

“Pada tahun 2019, TPAKD Provinsi Jawa Timur memiliki 7 sasaran komoditas prioritas yang akan diberikan pendampingan dan perluasan akses keuangan terutama kepada UMKM, salah satunya adalah komoditas ikan patin di Kabupaten Tulungagung,” terang Heru.

OJK dan TPAKD Jatim Dorong Akses Keuangan pada Pembudidaya Ikan Patin

Ikan patin merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Tulungagung selain ikan gurami, nila dan lele. Produksi ikan patin Kabupaten Tulungagung selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor hingga ke manca negara. Kualitas ikan patin dari Tulungagung memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dari daerah lain. Hal ini dibuktikan dengan kualitas dagingnya yang berwarna putih dan tidak bau tanah.

Pada kegiatan ini, selain direalisasikan akses keuangan kepada pembudidaya ikan patin, juga dilakukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan patin di Kabupaten Tulungagung, mengenai perencanaan keuangan, pengenalan kredit modal kerja dan produk asuransi perikanan serta cara budidaya ikan yang baik.

“Kami berharap pencairan kredit kepada pembudidaya ikan patin bisa digunakan untuk tujuan produktif dalam rangka meningkatkan produksi dan kualitas ikan patin, dan tidak digunakan untuk tujuan konsumtif,” tegas Heru.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan OJK pada tahun 2016 bahwa indeks literasi keuangan Nasional sebesar 29,7% dan indeks inklusi keuangan Nasional sebesar 67,8%. Sementara itu, Jawa Timur memiliki indeks literasi dan inklusi keuangan lebih tinggi dari Nasional yaitu indeks literasi keuangan sebesar 48,95% dan indeks inklusi keuangan sebesar 87,96%.

Sesuai Peraturan Presiden RI nomor 82 tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) indeks inklusi keuangan secara Nasional ditargetkan sebesar 75% pada akhir tahun 2019, sementara indeks literasi keuangan ditargetkan sebesar 35% sebagaimana tercantum dalam Perpres nomor 50 tahun 2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

OJK telah melakukan kembali Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) pada tahun 2019 yang hasilnya menunjukkan peningkatan yaitu indeks literasi keuangan menjadi sebesar 38,03% dan indeks inklusi keuangan menjadi 76,19%. (men)




Related Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,391PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...