-2.1 C
New York
Sabtu, Januari 9, 2021

Buy now

Pelindo III Bangun PLTMG di Terminal Teluk Lamong




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Terminal peti kemas modern di Pelabuhan Tanjung Perak yang belum lama ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo yaitu Terminal Teluk Lamong, kembali melakukan terobosan di bidang teknologi ramah lingkungan. Hal ini dibuktikan dengan kesiapannya membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG).

Direktur Utama Terminal Teluk Lamong, Prasetyadi mengatakan PLTMG tersebut akan dioperasikan oleh PT Lamong Energi Indonesia (LEI) yang merupakan anak usaha sinergi antara Terminal Teluk Lamong dan PT Adhi Karya (Persero). Proyek ini juga menunjuk Max Power Indonesia sebagai kontraktor.

“Dengan mengelola PLTMG, LEI akan menjadi perusahaan penyedia listrik berbahan bakar gas yang efisien,” terang Prasetyadi pada acara ground breaking pembangunan PLTMG, Selasa (25/8/2015) lalu.

Untuk lokasi pembangunan pembangkit listrik dengan teknologi ramah lingkungan tersebut yang akan dibagi dalam dua tahap, pada tahun 2015 dan 2016 ini, telah disipakan lahan seluas sekitar 9.000 meter persegi.

Pada tahap pertama, total kapasitas listrik yang dihasilkan mencapai 6,6 Megawatt dari dua pembangkit listrik tenaga mesin gas.

“Tujuan pembangunan tahap awal ini adalah untuk memenuhi kebutuhan listrik yang diperlukan pada peralatan dan fasilitas di Terminal Teluk Lamong yang sebagian besar menggunakan listrik”, jelas Prasetyadi.

Ditambahkan Prasetyadi, penambahan jumlah pembangkit listrik tenaga mesin gas akan dilakukan pada tahun 2016 dan dimaksimalkan dengan kapasitas mencapai 13 Megawatt, dengan kapasitas masing–masing 3,3 Megawatt dan akan dipasang sebanyak empat buah pada pembangunan tahap II.

PT Lamong Energi Indonesia direncanakan bukan hanya sebagai penyedia listrik ramah lingkungan, namun juga akan bergerak di bidang utilitas, seperti pengolahan air dan limbah, pendistribusian gas, serta broadband yang akan menjadi pelayanan penunjang yang disediakan oleh anak perusahaan pertama milik Terminal Teluk Lamong tersebut.

Dengan demikian, Terminal Teluk Lamong dan wilayah Pelabuhan Tanjung Perak akan menjadi pelabuhan dan kawasan industri percontohan yang menggunakan bahan bakar listrik dan ramah lingkungan di Indonesia”, pungkas Prasetyadi. (Pel/Edmen Paulus)




Related Articles

Stay Connected

21,322FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles