3.3 C
New York
Kamis, Desember 1, 2022

Buy now

Pelindo III Ubah Pola Lama, Bangun Gudang Modern Berbasis IT

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Untuk mempercepat proses Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Perak, kini di terminal Jamrud telah berdiri bangunan biru yang mirip ‘Hanggar’ pesawat terbang, yaitu Gudang Modern, yang berlokasi di bekas Gudang 125. Dikatakan Manajer Pelayanan Terminal Jamrud PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak, Edwardnul Djohar, pembangunan gudang tersebut utamanya untuk melebarkan apron (jarak dari bibir dermaga ke gudang-red), yang semula berjarak 13 meter kini menjadi 20 meter sehingga memudahkan jalannya proses bongkar muat barang di pelabuhan. “Pelebaran ini akan memberikan tambahan ruang bagi alat-alat berat untuk melakukan aktifitas bongkar muat. Jadi alat bongkar muat jadi lebih mudah ber-manuver,” imbuh pria yang akrab dipanggil Ferry ini. Hal yang sama juga dilakukan dengan gudang di Terminal Jamrud Utara, yaitu bekas Gudang 101, yang saat ini dalam tahap pembongkaran. Rencananya gudang yang semula mempunyai jarak apron terlalu menjorok yakni hanya 15 meter, akan diperlebar dengan jarak apronnya menjadi hingga 40 meter. “Nantinya alat bongkar muat seperti Harbour Mobile Crane (HMC) yang membutuhkan space cukup luas, tidak akan mengalami kendala ruang lagi, dan proses bongkar muat mejadi lebih mudah dan cepat,’’ terangnya. Perlu diketahui Gudang di Jamrud Selatan ini mempunyai luas ± 4.935 rencananya akan digunakan untuk penumpukan barang-barang General Cargo domestik. Sedangkan, luas gudang di  Jamrud Utara mencapai ± 4.920 m2 dan nantinya akan diperuntukkan untuk barang-barang khusus general cargo internasional. Kedua gudang tersebut ditargetkan masing-masing selesai akhir tahun 2015. Ferry juga menjelaskan bahwa fasillitas gudang baru ini nantinya dilengkapi dengan sistem informasi untuk proses penerimaan, penumpukan dan pengeluaran, atau dalam istilahnya “Storage Management System” sebagai kontrol pengawasan dan pengendalian barang. Dalam hal ini, para pemilik barang harus terlebih dahulu mengajukan permohonan penumpukan barang ke Pelindo III, nantinya melalui perencanaan aplikasi Storage Management System pihak Pelindo III akan memberikan nomor slot gudang kepada pemilik barang, sehingga semua barang yang ada di gudang akan tertata dan terpola. Sebelumnya, proses penumpukan proses penumpukan barang masih berdasarkan realisasi dimana ada tempat kosong dan dirasa layak di situ barang dapat disimpan “Kini kita ingin mengubah pola tersebut. Kita ingin menata semua barang yang akan disimpan di gudang secara sistematis. Tentu nantinya pihak Pelindo III maupun pemilik barang dapat lebih mudah melakukan pengontrolan dan pengawasan terhadap barang-barang yang tersimpan di gudang”, ujar Ferry. Sementara Kahumas Pelindo III Tanjung Perak, Oscar Yogi Yustiano menambahkan, untuk General Cargo tahun 2015 meningkat 20% dibanding tahun 2014, yakni 3.226.328 Ton/M3 sampai dengan triwulan tiga 2015 dan 2.699.136 Ton/M3 di tahun 2014 pada periode yang sama. “Diharapkan keberadaan Gudang Modern tersebut dapat mendukung mempercepat bongkar muat general cargo di Pelabuhan Tanjung Perak, dan dapat mengurangi biaya logistik,” jelasnya. (Ep)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,587PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles