11.1 C
New York
Selasa, Oktober 13, 2020

Buy now

Prodia Luncurkan Pemeriksaan IMMUNErisk




JAKARTA (kabarsurabaya.com) – Luncurkan layanan terbaru dari rangkaian Prodia Genomics, yakni pemeriksaan berbasis gen IMMUNErisk, PT Prodia Widyahusada Tbk. meng-klaim dapat mendeteksi risiko seseorang terhadap tujuh jenis penyakit yang terkait dengan sistem imun.

Tujuh penyakit yang terbagi dalam dua kategori penyakit imun yakni kelompok autoimun dan kelompok alergi itu diantaranya adalah Allergic Rhinitis dan Atopic Dermatitis dalam kategori penyakit alergi serta Rheumatoid Arthritis, Psoriasis, Lupus, Alpecia Areata, dan Vitiligo dalam kategori penyakit autoimun.

Trilis Yulianti, Product Manager Prodia mengatakan, pemeriksaan IMMUNErisk ini berbeda dengan pemeriksaan pada umumnya, karena upaya medis tersebut merupakan langkah yang bersifat preventif bukan kuratif.

“Tujuannya adalah melakukan pengecekan untuk melihat kondisi gen yang dimiliki. Hasil pemeriksaan ini akan menunjukkan kategori risiko penyakit berdasarkan profil gen seseorang sehingga bisa dilakukan langkah-langkah pencegahan,” katanya di Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Prodia Luncurkan Pemeriksaan IMMUNErisk

Trilis juga menjelaskan, pemeriksaan IMMUNErisk dilakukan menggunakan teknologi Microarray yang dapat mendeteksi 650 ribu variasi gen secara bersamaan dalam waktu yang cepat, yakni selama tiga hari.

“Setelahnya, pada hari keempat dan kelima data yang dihasilkan dari Microarray akan diolah dan dikalkulasikan menggunakan sistem bioinformatika. Lalu pada hari keenam atau ketujuh, laporan keseluruhan tes bisa langsung dilihat,” tambahnya.

Laporan hasil pemeriksaan IMMUNErisk menyajikan berbagai informasi seperti informasi umum penyakit, gen yang diperiksa, varian genetik, faktor risiko, rekomendasi, hingga tes lanjutan untuk beberapa kasus yang menunjukkan hasil risiko tinggi.

“Pemeriksaan IMMUNErisk ini hanya perlu dilakukan satu kali karena gen seseorang tidak mengalami perubahan. Ini perlu untuk mengenali faktor risiko penyakit bawaan. Makanya pemeriksaan lebih dini akan jauh lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan layanan ini dihadirkan sebagai bentuk komitmen perusahaan mendukung kesehatan masyarakat secara luas.

Dia menyebut, sejauh ini Prodia telah memiliki sejumlah layanan pemeriksaan mulai dari Diabetes Risk, Cancer Risk, Hypertension Risk, Vascular Risk, Nutrigenomics, dan yang paling anyar tentunya Immune Risk.

“Kami berharap, dengan adanya pemeriksaan ini [IMMUNErisk], penyakit autoimun dan alergi dapat dicegah dengan menerapkan personalized prevention berdasarkan profil genomik masing-masing individu,” ujarnya. (men)




Related Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Stay Connected

20,827FansSuka
2,386PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...

Biaya Bersalin di Surabaya Gratis 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggalakkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Hal ini sebagai upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil...

Tiap RT Rp 150 Juta, Machfud Arifin- Mujiaman Pastikan Surabaya Dibangun sampai Tingkat Paling Bawah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya nomer urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman bakal membangun Surabaya hingga tingkat Rukun Tetangga...