QNET Akan Fokus Pada Produk Lokal Indonesi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – QNET Indonesia sebagai salah satu pelopor penjualan langsung, terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari pertumbuhan konsumen aktif yang mencapai 6 juta orang di seluruh dunia.

General Manager QNET Indonesia Bangun Simbolon dan Marketing and Incentive Communications Manager QNET Wita Dahlan menunjukkan beberapa produk yang ada di bisnis QNET di Surabaya, Selasa (23/6/2015)

“Di Indonesia sendiri terdapat lebih dari 500 ribu konsumen dengan konsumen aktif sekitar 200 ribu orang,” terang General Manager QNET Indonesia Bangun Simbolon, dalam acara media briefing sekaligus buka puasa bersama media di Surabaya, Selasa (23/6/2015).

Lebih jauh Simbolon menerangkan bahwa di Indonesia pertumbuhan konsumen rata-rata sekitar 7-10%. Dan Jawa Timur merupakan daerah yang perkembangan konsumennya termasuk pesat. Terlebih di kota dan kabupaten seperti Surabaya, Kediri, Malang.

“Selain Jawa Timur, QNET juga sangat berkembang di beberapa kota di luar jawa, khususnya Lampung, Palembang, Pekanbaru dan Medan,” terang Simbolon.

Terang Simbolon, sebagai perusahaan dengan system penjualan langsung yang menjadi anggota Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), QNET jelas bisa dipercaya. Apalagi kehadiran QNET di Indonesia sudah terbilang lama yaitu sejak tahun 1999.

“Jadi buat masyarakat yang ingin bergabung tidak perlu kuatir dan bahkan bias menjalakan kewirausahaan dengan tenang,” katanya.

QNET yang menekankan prinsip kejujuran, focus, kerja keras dan dukungan dari keluarga sebagai modal utama untuk sukses di bidang ini, menurut Simbolon telah berhasil memunculkan banyak milioner.

“Sebenarnya Industri yang paling banyak menciptakan milioner di dunia sebenarnya justru dari bisnis penjualan langsung (direct selling). Seperti juga bisnis QNET ini,” jelas Bangun Simbolon.

Sementara Marketing and Incentive Communications Manager QNET Wita Dahlan mengatakan bahwa QNET di Indonesia kedepannya akan lebih focus lagi memperkenalkan produk-produk local, seperti produk nutrisi, fashion, kebugaran, perhiasan dan perawatan diri.

“Sekarang ini kami tidak hanya menjual produk luar negeri, tapi juga sudah menjual produk-produk dalam negeri yang secara kualitas sudah kami uji. Ini merupakan bukti bahwa QNET mendukung perkembangan perindustrian Indonesia,” jelas Wita. (Edmen Paulus)

Subscribe to Comments RSS Feed in this post

One Response

  1. Pingback: bartolomeus Teda aso

Leave a Reply