RS Wiyung Sejahtera Tingkatkan Fasilitas Bersalin

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sebagai konsekuensi dari diperolehnya Akreditasi dan juga upaya untuk meningkatkan kelas rumah sakit dari tipe C ke tipe B, Rumah Sakit Wiyung Sejahtera (RSWS) terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas sarana dan pelayanan yang dimilikinya.

Salah satu yang dilakukan RSWS adalah dengan menambah dan meningkatkan fasilitas bersalin yang ada di RSWS. Hal ini ditandai dengan dilaunchingnya Ruang Bersalin VIP, OK dan Rawat Inap VVIP yang dilakukan hari Sabtu (7/12/2019).

Direktur RS Wiyung Sejahtera, dr. Eko Wahyu Agustin MM., menjelaskan, langkah ini dilakukan selain sebagai antisipasi lonjakan pasien, juga merupakan langkah strategis RSWS dalam menjaring pasien-pasien umum, korporate atau asuransi yang ada program Maternity-nya atau bersalin.

“Dengan demikian, masyarakat bisa punya tambahan pilihan ketika akan bersalin di RSWS,” terangnya pada kabarsurabaya.com, Sabtu (7/12/2019).

dr. Eko juga menjelaskan, dengan adanya peningkatan ini, maka yang tadinya untuk bersalin hanya ada 3 tempat tidur, kini menjadi 6 tempat tidur dengan 3 ruangan, yaitu 1 Ruangan PK VIP dengan 1 tempat tidur, 1 ruangan tindakan dengan 2 tempat tidur dan 1 Ruangan VK Reguler berisi 3 tempat tidur.

“Meskipun ada 3 kelas, namun untuk layanan medis semua sama dan tidak dibeda-bedakan karena harus sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Yang membedakan hanyalah dalam hal service atau fasilitas bagi yang sehatnya saja,” tambah dr. Eko Wahyu Agustin.

Mengenai data persalinan di RS Wiyung Sejahtera, hingga saat ini tercatat masih lebih banyak yang melakukan operasi daripada yang melahirkan normal. Salah satu penyebabnya karena RSWS merupakan RS rujukan lanjutan.

RS Wiyung Sejahtera Tingkatkan Fasilitas Bersalin

“Yang bersalin normal itu biasanya ada di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti di bidan praktek mandiri, puskesmas, klinik rawat inap utama dan lainnya. Sementara yang dirujuk kesini rata-rata adalah mereka yang memang membutuhkan tindakan lebih lanjut, dan biasanya harus operasi,” jelas dr. Eko sambil menambahkan bahwa cukup banyak juga ibu-ibu yang bersalinnya ingin di tangani dokter spesialis.

dr. Eko juga mengakui, dengan adanya BPJS, hambatan finansial masyarakat semakin mengecil. Dan ini berdampak pada meningkatnya jumlah masyarakat yang semakin sadar pentingnya kesehatan.

“Karena sudah tidak dibingungkan dengan biaya, maka sekarang masyarakat lebih cepat melakukan tindakan pencegahan sakit dengan segera melakukan pemeriksaan dan juga pengobatan ke Rumah Sakit,” pungkasnya. (men)

Leave a Reply