2.5 C
New York
Selasa, Februari 16, 2021

Buy now

Sektor Pariwisata Singapura Bangkit dengan Ketahanan dan Transformasi yang Lebih Luas




 Dengan pembatasan perjalanan wisata, para pelaku industri pariwisata Singapura beradaptasi dengan audiens dan model operasi baru, sembari berperan dalam upaya penanganan COVID-19 di Singapura. Kantor STB di Indonesia akan melanjutkan upaya untuk membangun citra destinasi Singapura yang positif serta bersiap untuk pemulihan pariwisata jangka panjang.

SURABAYA (KabarSurabaya.com)  Meskipun mengalami tahun terberat yang pernah tercatat, sektor pariwisata Singapura telah mengambil langkah untuk menata kembali penawaran dan pengalamannya, selagi mendukung upaya penanganan pandemi COVID-19 secara nasional di Singapura.

Berbagai perusahaan sektor pariwisata memanfaatkan berbagai dukungan pemerintah setempat untuk melakukan transformasi terhadap produk dan penawaran mereka, sembari membangun kapabilitas untuk membuka peluang pertumbuhan di masa depan.



Keith Tan, Chief Executive, Singapore Tourism Board (STB) mengatakan: “Sektor pariwisata Singapura harus berjuang untuk bertahan pada tahun 2020. Bisnis pariwisata kami telah menunjukkan ketahanan dan kemampuan beradaptasi yang luar biasa selama periode yang sulit ini, memperbarui model bisnis mereka serta memanfaatkan teknologi untuk menemukan solusi di tengah pandemi COVID-19,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya juga berterima kasih atas komitmen mereka untuk menjaga warga Singapura tetap aman dan sehat. STB tetap yakin akan posisi Singapura sebagai salah satu tujuan wisata dan bisnis yang menarik dan aman di dunia, serta prospek jangka panjang sektor pariwisata Singapura.

“Meski sepertinya pariwisata massal belum dapat kembali secara signifikan di 2021, STB akan terus berdiri bersama dengan mitra industri kami untuk mempersiapkan pemulihan dan mulai membangun masa depan yang lebih baik serta lebih berkelanjutan untuk sektor pariwisata,” terangnya.

Karena pembatasan perjalanan global dan penutupan perbatasan yang belum pernah terjadi sebelumnya, Singapura mengalami penurunan baik kunjungan wisatawan maupun
penerimaan pariwisata pada tahun 2020. Kunjungan wisatawan (Visitor Arrivals) turun 85,7% pada tahun 2020 menjadi 2,7 juta wisatawan (hampir semuanya dari dua bulan pertama di tahun 2020), sedangkan penerimaan pariwisata (Tourism Receipts) turun 78,4% menjadi S$4,4 miliar pada tiga kuartal pertama tahun 2020.

Berkontribusi pada upaya COVID-19 di tengah kesulitan

Bahkan selama tahun yang sulit ini, bisnis pariwisata termasuk hotel, pemandu wisata, dan
industri kapal pesiar memainkan peran kunci dalam upaya Singapura melawan COVID-19.
Hotel menawarkan propertinya sebagai Fasilitas Karantina Pemerintah, Fasilitas Isolasi Swab, dan Stay-Home Notice Facilities (SDFs) 1 , sementara pemandu wisata menjadi Safe Distancing 1 Per 31 Desember 2020, lebih dari 70 hotel telah berfungsi sebagai Stay-Home Notice Facilities (SDFs) dan menampung lebih dari 80.000 orang, dengan dukungan dari 2.300 pekerja garda terdepan di industri perhotelan.

Ambassadors (SDA) Industri kapal pesiar menyediakan asrama pekerja migran pertama di
dunia dengan kapal pesiar untuk membantu menahan wabah di asrama pekerja migran awal tahun lalu3 dan meluncurkan Cruise Ship Certification untuk membangun kembali permintaan pelanggan akan kapal pesiar.

Dengan perjalanan internasional terhenti sementara, STB, Enterprise Singapore dan Sentosa Development Corporation meluncurkan kampanye SingapoRediscovers dalam rangka mendukung pariwisata domestik Singapura.

STB juga meluncurkan skema SingapoRediscovers Vouchers (SRV) senilai S$320 juta pada Desember 2020 untuk melengkapi kampanye tersebut. Sejak dimulainya pandemi, STB telah bekerja sama dengan mitra industri untuk memetakan jalur baru bagi sektor pariwisata Singapura. Tourism Recovery Action Task Force (TRAC) yang terdiri dari para pemimpin industri pariwisata Singapura, baik swasta maupun publik, berperan dalam mengidentifikasi peluang yang timbul dari COVID-19, mendorong dan menerapkan
beberapa tindakan bersama untuk merencanakanpemulihan dan menanamkan kepercayaan
di sektor pariwisata Singapura.

Pekerja pariwisata dan bisnis di Singapura telah memperoleh manfaat dari langkah-langkah
ekonomi yang diambil pemerintah Singapura secara luas untuk mendukung pekerjaan dan
mata pencaharian yang terkena dampak COVID-19. Pada tahun 2020, lebih dari 7.000 bisnis pariwisata di Singapura menerima dukungan melalui Job Support Scheme (JSS) untuk mempertahankan karyawan lokal. STB juga memberikan dukungan untuk membiayai jasa kebersihan profesional yang dilakukan pihak ketiga, bagi para perusahaan di sektor pariwisata yang terkena dampak kasus COVID-19. Per 31 Desember 2020, 57 aplikasi untuk memperoleh dukungan tersebut telah disetujui.

Membuka kembali pariwisata dengan aman

Dengan ekonomi Singapura secara bertahap dibuka kembali pada paruh kedua tahun 2020,
sektor pariwisata menghadapi tantangan baru: mencari cara untuk melanjutkan operasi
dengan aman sambil memberikan pengalaman pelanggan yang berarti. STB melibatkan
pemangku kepentingan industri untuk mengembangkan proposal pembukaan kembali bisnis mereka dan menerapkan Safe Management Measures (SMM) yang diperlukan. Per 25 Januari 2021, 45 objek wisata, 270 hotel, dan 1.686 tur wisata di Singapura telah menerima persetujuan untuk melanjutkan operasional.

Banyak perusahaan pariwisata di Singapura juga telah tersertifikasi SG Clean, tanda
keunggulan nasional yang menunjukkan bahwa pelaku usaha mematuhi standar tinggi
kebersihan lingkungan publik di tempat mereka. Per 25 Januari 2021, STB telah mengeluarkan lebih dari 1.390 sertifikat SG Clean Quality Mark untuk industri pariwisata di Singapura.

2 150 pemandu wisata mengambil peran sebagai Safe Distancing Ambassadors (SDAs) sejak 7 April, memanfaatkan keterampilan bahasa mereka untuk mendorong kepatuhan terhadap langkah- safe management measures (SMMs), yang diperkirakan akan berkembang menjadi lebih dari 250 dalam beberapa bulan mendatang. (KS1/Red)

 




Related Articles

Stay Connected

21,550FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles