Surabaya Kehilangan Potensi Pajak Rp29,5 Miliar di Tahun 2015

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Surabaya kehilangan potensi tambahan penerimaan pajak sekitar Rp29,5 miliar pada tahun lalu. Hal ini disampaikan Teguh Pribadi Prasetya, Kepala Bidang P2 Humas Kanwil Ditjen Pajak Jawa Timur I, disela-sela kegiatan sosialisasi pengisian SPT untuk wartawan di Surabaya, Rabu (2/3/2016).

Sosialisasi pengisian SPT untuk wartawan di Kanwil Ditjen Pajak Jawa Timur I Surabaya, Rabu (2/3/2016)

Angka itu menurut Teguh, berasal dari akumulasi jumlah wajib pajak (WP) badan dan orang pribadi non-karyawan yang tidak bayar pajak, dikali asumsi jika masing-masing WP membayar Rp500.000.

“Asumsinya, bila setiap wajib pajak itu membayar Rp500.000 dan bulatkan total WP yang tidak bayar pajak ada 59.000, berapa itu potensi yang hilang,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, berdasarkan data tahun kalendar 2015 Kanwil DJP Jawa Timur I yang mencakup Kota Surabaya, tercatat terdaftar 54.446 WP badan dan 59.981 WP orang pribadi non-karyawan. Dari jumlah tersebut, untuk WP badan, hanya 44,01% yang membayar pajak setara dengan 23.959 badan. Sementara untuk WP orang pribadi non-karyawan yang menyetor pajak ke negara hanya 52,70% atau 31.611 orang.

Apabila diakumulasikan WP badan dan non-karyawan yang tidak bayar pajak, diperoleh angka 58.857, yang kalau dibulatkan menjadi 59.000. Jumlah inilah yang menurut Teguh bila dikalikan dengan Rp500.000 sebagai asumsi besaran nilai pajak paling minim, menjadi total lost potensi pajak di tahun 2015.

“Kalau seandainya itu bias dicapai, maka bisa jadi capaian realisasi penerimaan pajak terhadap target di kami, bukannya 100% melainkan bisa 150%,” lanjut Teguh.

Adapun realisasi penerimaan pajak di Surabaya sampai dengan akhir Desember tahun lalu tercatat sebesar Rp32,42 triliun. Angka ini setara 83,97% dari target Rp38,61 triliun.

“Secara umum kepatuhan membayar pajak di Kota Pahlawan tidak bisa dikatakan buruk. Kanwil Ditjen Pajak Jawa Timur I mencatat rasio kepatuhan tahun lalu sebesar 72,67%. Persentase ini setara dengan 267.746 wajib pajak yang melaporkan surat pemberitahuan (SPT),” jelas Teguh.

Sementara untuk target tahun ini dipatok diangka Rp44,26 triliun. Menurut Teguh ini berarti ada kenaikan sekitar 36%  dari realisasi tahun lalu. (EP)

Leave a Reply