Telkom Gencarkan Edukasi UKM Goes Digital

SURABAYA (kabarsurabaya.com) –Dalam hitungan hari, pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN akan dimulai. Ini berarti peluang dan tantangan bagi pelaku UKM dalam menyikapinya. Berangkat dari hal tersebut,

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), melalui Divisi Business Service (DBS) yang fokus pada segmen pasar Usaha Kecil dan Menengah (UKM), terus mengedukasi para pelaku UKM untuk memanfaatkan Information & Communication Technology (ICT) dalam bisnisnya.

(Kiri-Kanan) Pemerhati Teknologi Informasi dan Komunikasi Iwan Koswadhi bersama dengan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin dan Aktifis Komunitas Tangan Di atas dan Hijab Ayu Diah Ayu serta Doni Ismanto dari Indotelko.com selaku moderator dalam acara Bincang Bisnis #UKMIndonesiaGoesDigital : Shifting from Offline to Online dengan dimoderatori di Jakarta, Jumat (18/12/2015)

Peran ICT ini sangat penting, seiring dengan pesan Presiden Joko Widodo dalam sebuah prasasti digital yang ditulis beberapa waktu lalu, “Revolusi Digital Merevolusi Ekonomi Indonesia”. Pesan ini menyiratkan keinginan dari Presiden untuk menjadikan sektor ICT sebagai enabler pertumbuhan ekonomi.

“Sejak 2010 lalu, ditandai dengan pembentukan Divisi Business Service, kami (Telkom) semakin serius dalam melayani segmen pasar UKM. Banyak program yang telah kami lakukan dalam periode tersebut,” jelas Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin dalam acara Bincang Bisnis #UKMIndonesiaGoesDigital : Shifting from Offline to Online di Jakarta (18/12/2015).

Beberapa hal yang dilakukan Telkom menurut Awaludin, diantaranya; penyediaan produk dan solusi buat UKM, peluncuran Indonesia Digital Entrepreneur (Indipreneur), gerakan SME Indonesia Bisa, revitalisasi web directory UKM www.smartbisnis.co.id dan saat ini yang tengah gencar melakukan ‘Kampung UKM Digital’.

“Sejauh ini Telkom sudah berhasil mengajak sejuta UKM Goes Digital, dimana 550 ribu diantaranya aktif di portal smartbisnis.co.id. Bahkan Telkom juga telah meluncurkan 41 Kampung UKM Digital dari target 60 lokasi hingga akhir tahun ini,” tambahnya.

Disisi lain, Telkom telah berhasil menyediakan jaringan fiber-optic untuk 330 Sentra Bisnis, penyediaaninfrastructure fiber optic di 55 Komunitas Nelayan Digital.

“Khusus bagi pelaku UKM yang bergerak di bisnis digital (start-up), Telkom juga  menyediakan fasilitas pembinaan dan pengembangan berupa Digital Valley di Jakarta, Bandung, Jogja dan Bali,” terang Awaludin..

Ia juga menjelaskan bahwa UKM Goes Digital di sini adalah memanfaatkan solusi ICT untuk proses bisnis dan bukan hanya dalam bentuk konektifitas, tetapi aplikasi yang mendukung bisnis UKM.

“Kami menemukan, bahwa selama 5 tahun terakhir Telkom menggarap pasar UKM, salah satu faktor penting untuk mengembangkan UKM adalah “knowledge” tentang sisi manajemen atau model bisnis serta pemanfaatan ICT yang jelas-jelas dapat membantu peningkatan bisnis UKM tersebut yang masih harus ditingkatkan,” jelas Awaludin.

Berangkat dari faktor itulah, Telkom terus mengadakan berbagai program untuk meng-edukasi bagi kemajuan UKM. Bahkan kami telah menerbitkan buku ‘Digital EntrepreneurShift’ yang diterbitkan Gramedia pada akhir November lalu,” pungkas Awaludin. (Ep)

Leave a Reply

Weekly theme , Seo , Health , Dating , Money , Hotels , Cheap flights