Telkom serahkan Pinjaman 15,2 Milyar kepada UKM Jatim Bali Nusra

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Kelesuan ekonomi yang terjadi di negeri ini tidak menyurutkan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) wilayah Jatim, Bali, Nusra, untuk bersinergi dengan pelaku usaha kecil menengah (UKM). Sinergi tersebut dilakukan dalam bentuk pembinaan, dengan menyalurkan dana pinjaman bergulir.

Sampai dengan triwulan III tahun 2015, Telkom Wilayah Jatim, Bali, Nusra telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp15.282.550.000 kepada 467 pelaku UKM yang merupakan mitra binaannya.

Dikatakan GM Telkom Witel Jatim Suramadu, M Nasrun Ihsan, dana bergulir ini didistribusikan ke berbagai segmen yang meliputi industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa dan sektor lainnya. Dengan dana maksimal Rp75 juta untuk tiap UKM.

“Dalam hal ini, kami tidak memilih segmen tertentu untuk menyalurkan dana bergulir,” terangnya usai penyerahan simbolis berkas pinjaman ke Mitra UKM, di Kantor Ketintang (30/9/2015)

Lebih lanjut Nasrun mengatakan, Telkom hanya fokus bagaimana mitra binaannya bisa berkembang, sehingga mampu menjadi usaha yang besar dan membuka banyak lapangan pekerjaan.

“Kita tidak fokus di salah satu industri. Semua segmen industri kita akomodsi. Ada usaha foto copy di kampus, ada home industri, dari Madura ada yang usaha sepatu,” katanya.

Dari catatan Telkom Jatim, Bali, Nusra, dana bergulir yang disalurkan di wilayahnya masing-masing mencapai Rp 1,09 miliar untuk wiayah Jatim Utara (Gresik) dengan 63 mitra binaan.

Adapun Jatim Suramadu (Surabaya) sebesar Rp 1,250 miliar dengan 36 mitra binaan. Jatim Tengah Timur (Sidoarjo) sebesar Rp 2,180 miliar dengan 46 mitra binaan, dan Jatim Selatan Timur (Pasuruan) sebesar Rp 1,160 miliar dengan 45 mitra binaan.

Selain itu, ada juga Jatim Timur (Jember) sebesar Rp 1,487 miliar dari 46 mitra, Jatim Selatan (Malang) sebesar Rp 1,480 miliar dari 50 mitra, Jatim Tengah (Kediri) sebesar Rp 620 juta dari 23 mitra, Jatim Barat (Madiun) sebesar Rp 1,970 miliar dari 59 mitra.

Selain di Jatim, penyaluran dana juga dilakukan di wilayah Bali Selatan Rp 2,020 miliar dari 41 mitra, NTB sebesar 1,115 miliar dari 29 mitra, dan NTT 29 mitra dengan dana bergulir Rp 839,5 juta.

“Penyerahan bantuan ini merupakan amanat UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN yang diwajibkan untuk menyisihkan sebagian laba bersihnya bagi keperluan pembinaan pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat sekitar BUMN,” terang Nasrun. (Edmen Paulus)

Leave a Reply