10.9 C
New York
Kamis, November 26, 2020

Buy now

Temu Mitra UMK, Diharapkan Bisa Dorong Daya Saing UMK




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sampai saat ini tercatat sebanyak lebih dari 57 juta Usaha Mikro Kecil (UMK) di Indonesia. Dan sejauh ini, sebagian besar mengalami kendala dalam pengembangan usahanya.

Karena itulah, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI terus mendorong UMK untuk bisa berkembang dan bersaing, terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 yang sudah dekat.

Hal ini diakui Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo, yang mengatakan bahwa ini merupakan target nasional kementrian untuk mewujudkan UMK yang berkualitas maupun peningkatan kuantitas, serta berdaya saing tinggi.

“Ini terangkum dalam berbagai kebijakan untuk mewujudkan 1 juta UMK naik kelas. Terutama untuk di Jawa Timur ini,” kata Braman, disela-sela Temu mitra UMK Naik Kelas di Surabaya, Kamis (3/9/2015).

Menurut Braman, secara umum permasalah yang dihadapi UMK adalah terbatasnya akses terhadap sumber pembiayaan, lemahnya jaringan usaha dan kemampuan penetrasi pasar, serta terbatasnya sarana dan prasarana usaha.

“Ketiga persoalan ini sebenarnya bermuara pada keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki UKM,” terangnya.

Karena itu menurut Braman, berbagai upaya harus terus dilakukan, agar UMK di Jawa Timur bisa memilki daya saing dan menjadi UMK yang berkualitas. Adapun langkah-langkah yang bias dilakukan diantaranya dengan pemetaan kondisi UMK, pendampingan, penguatan usaha supaya mempunyai daya saing dan ada media untuk mengkomunikasikan kebijakan antara pemerintah pusat, lembaga keuangan dan stakeholder lainnya dengan para pelaku usaha, baik ditingkat pusat maupun di tingkat daerah.

“Karena itu diperlukan strategi-strategi khusus agar UMK-UMK di Jawa Timur tidak stagnan dan penghasilannya lebih baik dibandingkan sebelumnya. Sehingga pada akhirnya bisa naik kelas menjadi usaha menengah,” terang Braman.

Salah satu upaya dalam mewujudkan 1 juta UMK naik kelas di Jatim, menurut Braman sangat diperlukan satu bentuk pembahasan strategi melalui temu mitra untuk meningkatkan sinergitas antara unsur pendamping dan mitra UMK.

Braman juga menjelaskan, kegiatan temu mitra seperti ini tentu dapat meningkatkan sinergitas antara unsure pendamping dan para mitra UMK, dinas koperasi dan UMKM provinsi, kabupaten/kota, perbankan, asosiasi business development service (BDS), pengelola pusat layanan usaha terpadu PLUT, unkubator bisnis, kadin, jamkrindo dan yang lainnya.

“Ini semua harus terus dilakukan agar UMK yang dibina secara terus menerus, bisa didorong menjadi UMK naik kelas, sekaligus mampu bersaing di era MEA nantinya” terangnya. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,454PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...