XL Future Leaders Dukung Komunitas Difabel

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi tanpa melihat keterbatasan fisik. Karena itu tidak ada alasan bagi masyarakat penyandang difabel, termasuk tuna netra, untuk bisa berkarya dan berprestasi. Para siswa XL Future Leaders mengambil inisiatif untuk memberikan dukungan moral bagi mereka melalui acara bertajuk “Tribute to Stevie Wonder, Everybody Is Extraordinary” di Jakarta, Jumat malam (26/2).

Turut hadir dalam acara ini istri Duta Besar Amerika Serikat, Sofia Blake yang mempunyai perhatian khusus pada aktivitas sosial yang dijalankan oleh masyarakat Indonesia.

Manager CSR XL, Achmad Pradipta ( kiri ) bersama dua orang penyandang tuna netra dan didampingi oleh Lanny, salah seorang pengajar dari yayasan Elsafan ( kanan) dalam acara Tribute to Stevie Wonder Everybody is Extraordinary di Jakarta. Jumat malam (26/2)

Vice President Corporate Communication XL, Turina Farouk mengatakan, pihaknya sengaja mengangkat sosok Stevie Wonder, seorang bintang besar yang menyandang tuna netra. Karena sosok tersebut mampu menginspirasi jutaan anak penyandang tuna netra dan difable di seluruh penjuru dunia, untuk yakin bahwa keterbatasan fisik tak akan bisa membatasi daya kreasi dan prestasi.

“Tidak ada perbedaan dalam menggapai mimpi, kerja keras dan tekad kuat-lah yang membedakannya, hal tersebut dapat dilihat dari seorang seniman Stevie Wonder,” terangnya melalui media release yang diterima, Sabtu (27/2/2016).

Dalam penyelenggaraan acara ini, XL Future Leaders bekerjasama dengan Yayasan Elsafan, yang menaungi sekitar 42 orang anak-anak penyandang tuna netra. Yayasan yang juga didirikan oleh penyandang tuna netra sejak tahun 2006 ini memiliki sejumlah program, di antaranya memberikan ketrampilan sehingga bisa dipakai oleh para peserta didik untuk bekal hidup mandiri.

1. Manager CSR XL, Achmad Pradipta ( kanan ) bersama siswa XL Future Leaders dan anak-anak penyandang tuna netra dalam acara Tribute to Stevie Wonder Everybody is Extraordinary di Jakarta. Jumat malam (26/2)

Di antara anak-anak asuhan lembaga ini juga ada yang mampu mencetak prestasi, seperti Catur Tuna Netra Juara 1 tahun 2015, Candy Medali Emas Lomba Renang se-DKI, Reza mewakili Indonesia untuk lomba IT, Keminfo, YPAC, dan Kemensos, Aini Juara 1 lomba science tingkat DKI 2014, Aldin Juara 1 lomba menyanyi Mandari se-Jakut, Aldin juara 2 gospel singer se-Jakut 2014, Melanie juara 5 vocal solo se-nasional 2014, Juniar Juara 2 piano klasik tuna netra, Dustin juara 1 baca puisi se-DKI, Marchel dapat 2 medali emas olimpiade paralympic lomba lari di Riau 2013.

Pada acara ini, anak-anak penyandang tuna netra menggelar konser kecil dengan membawakan lagu-lagu lagu karya Stevie Wonder di antaranyaYou Are The Sunshine of My Life, I Just Call to Say I Love You, Diamond, Overjoyed, dan Isn’t She Lovely.

Selain konser, juga digelar talkshow yang bertujuan untuk memberikan pandangan positif mengenai penyandang difabilitas dan diharapkan dapat memberikan inspirasi bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi tanpa melihat keterbatasan fisik. Para pembicara yang dihadirkan seluruhnya merupakan penyandang difabilitas berprestasi.

Mereka adalah Dimas Presetyo Muharram, pemilik Kartunet, serta Angkie Yudistia, seorang sociopreneur dan penulis buku “Perempuan Tuna Rungu Menembus Batas dan Setinggi Langit” yang menceritakan pengalaman hidup dan perjuangan mereka untuk menggapai mimpi. Kemudian ada juga pemberian motivasi oleh David Franky yang merupakan seorang motivator penyandang difabilitas. (EP)

Leave a Reply

Weekly theme , Seo , Health , Dating , Money , Hotels , Cheap flights