Bekraf dan AMI Awards Gelar Rangkaian Musikologi Series di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Musikologi Series, sebuah konferensi musik yang diprakarsai oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) didukung oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards), di gelar di Surabaya.

Diambil dari perpaduan kata Musik dan Ekologi, Musikologi Series adalah konferensi musik dengan program edukasi sharing knowledge dari para ahli musik dan praktisi industri musik kepada para insan musik untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru tentang industri musik, coaching clinic yang berhubungan dengan industri music.

Gelaran Musikologi Series yang merupakan penyelenggaraan acara keenam, setelah sebelumnya hadir di Yogyakarta, Palembang, Medan, Ambon dan Manado ini, juga menjadi ajang untuk menambah jaringan dan relasi, untuk mereka yang bersinggungan dengan industri musik.

Bekraf dan AMI Awards Gelar Rangkaian Musikologi Series di Surabaya

Musikologi Series menargetkan 500 peserta dari setiap kota yang akan dikunjungi, yang terdiri dari komunitas musik, sekolah musik, pemain musik, mahasiswa, dan orang-orang yang bersinggungan serta tertarik dengan industri musik.

Acara ini terbagi dalam dua agenda besar, yaitu Pertama adalah paparan dari deputi-deputi Bekraf, dilanjutkan dengan konferensi yang menghadirkan artis, musisi dan para profesional di industri musik, di mana peserta berkesempatan untuk mengikuti sharing session dengan para panelis.

Adapun agenda Kedua adalah Coaching Clinic, yang memberikan pelatihan elemen penting dalam memproduksi sebuah karya musik yang baik, dengan menghadirkan panelis dan pembimbing, seperti; Badai Ex Kerispastih, Ikmal Tobing, Eghay D’Masiv, Erwin Prasetya, Irfan Samsons serta para professional di industri musik.

Bekraf dan AMI Awards Gelar Rangkaian Musikologi Series di Surabaya

Ari Juliano Gema, Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf RI mengatakan, dengan diselenggarakannya acara ini diharapkan dapat mendukung serta membantu generasi muda dan insan musik Indonesia untuk terus berkembang, meningkatkan profesionalisme, kualitas, kapasitas, produktivitas, dan industri kreatif Indonesia.

“Pemahaman Hak Kekayaan Intelektual (HKI) penting bagi musisi agar karyanya terlindungi dan bisa dikelola untuk mendapatkan manfaat ekonomi yang optimal. Melalui kegiatan Musikologi inilah kami membagikan pengetahuan tentang pentingnya HKI sehingga karya-karya musisi terhindar dari eksploitasi dan penggunaan yang merugikan,” terang Ari, sambil menegaskan bahwa Bekraf bersama Yayasan Anugerah Musik Indonesia berusaha untuk terus menggali potensi dan memacu gairah ekosistem dari industri musik.

Sementara Dwiki Dharmawan selaku Ketua Umum Yayasan AMI dan Ketua Program Acara Konferensi Musikologi menambahkan bahwa setiap musik yang dimainkan harus beyond the limit atau tanpa batas.

“Musisi harus selalu siap dalam segala hal,” ungkap Dwiki. (men)

Leave a Reply