12.3 C
New York
Minggu, November 22, 2020

Buy now

Keris ‘Kanjeng Kyai Soerabaja’ akan dibuat di The Magical Keris




SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Keris sebagai warisan budaya, saat ini bagi sebagian besar masyarakat Indonesia – terutama anak muda – dipersepsikan sebagai wujud budaya ketinggalan jaman dan merupakan benda magis yang bisa membahayakan.

Salah satu penyebab pudarnya kejayaan keris juga disebabkan tidak adanya usaha-usaha kreatif seputar keris, terutama dalam menjawab kebutuhan jaman.

Padahal menurut Freddy H Istanto dari Sjarikat Poesaka Soerabaia, keris adalah seni tempa logam khas Indonesia yang sarat dengan seni ketrampilan tingkat tinggi pada aspek aspek estetik dhapur, pamor dan hiasan kinatah.

“Bentuk fisik keris juga punya nama sebutan yang memaknai harapan dari pemiliknya. Bahkan keindahan dan makna simbolik yang dikandung menjadikan keris sebuah karya seni adiluhung,” terangnya.

Melihat nilai sejarah dari keris inilah yang melatarbelakangi Wismilak untuk menggelar pameran keris dengan tema ‘The Magical Keris’. Tidak kurang dari 250 keris dari seluruh penjuru Indonesia hadir dan dipamerkan dalam pameran keris ini.

“Ini adalah bagian dari program CSR dalam Wismilak Foundation, yang terkait dengan peduli budaya,” terang Anton Teguh dari Wismilak di Surabaya, Rabu (19/8/2015).

Anton juga menerangkan, pameran yang mengambil lokasi di Graha Wismilak Jalan Raya Darmo  Surabaya dan akan berlangsung hingga 26 Agustus 2015 mendatang, juga diwarnai dengan demo pembuatan keris dan warangka oleh pengrajin keris.

“Selama lima hari disini juga akan di ciptakan keris sebagai Pusaka Surabaya yang bergelar ‘Kanjeng Kyai Soerabaja’ oleh beberapa mPu dari Paguyuban Mega Remeng Sumenep yang akan diserahkan pada Walikota pada akhir pameran,” lanjut Anton yang juga sebagai corporate Training & Development Manager PT Wismilak Inti Makmur Tbk.

Anton juga menambahkan, pameran ini selain ingin mengubah cara pikir masyarakat bahwa keris adalah benda yang memiliki unsur magis, serta ingin mengangkat komunitas pengrajin keris dari Sumenep yang merupakan industri besar dengan lebih dari 500 pengrajin ada disana. (Edmen Paulus)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,444PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...