17.1 C
New York
Kamis, September 24, 2020

Buy now

Seni Rupa ‘Mie kirin Indonesia’ hadir di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Keinginan untuk serba instan, cepat dan mudah, sudah menjadi fenomena tersendiri pada kehidupan masyarakat modern saat ini. Salah satunya adalah kepopuleran mie instan sebagai makanan pokok yang hampir menyamai konsumsi beras.

Seni Rupa ‘Mie kirin Indonesia’ hadir di Surabaya
Hal ini yang menjadi pemikiran dan kegalauan Arga Aditya, kurator muda dari komunitas ‘Makmur Project’, yang kemudian menggandeng enam seniman yang tergabung dalam komunitas tersebut untuk menuangkan pola konsumsi kekinian masyarakat Indonesia dalam pameran seni rupa dengan tema “Mie kirin Indonesia”.

Pesimisme dan sinisme artistik atas keprihatikan akan budaya instan ini, disajikan dengan berbagai bumbu yang berbeda namun tetap apik kedalam 11 karya seni rupa lukis, grafis dan instalasi penuh warna dan sindiran positif, para seniman muda Jakarta, Semarang, Surabaya dan Jogja, yang dihelat mulai tanggal 4–26 Maret 2016 di Galeri Seni House of Sampoerna (HoS).

Dalam karya “Survivor” yang menghadirkan cropping tubuh seorang lelaki gagah yang berdiri hening diantara putih bulu halus yang bertaburan, Danni Febriana menggambarkan keberadaan masyarakat indonesia sebagai pelaku konsumtif, dan korban derasnya arus ketergantungan impor bahan pangan dari luar negeri.

Tak jauh beda dengan karya dari Iend atau Dien Firmansyah berjudul “Too Easy to be Hard, It’s You?” yang bercerita bagaimana pemuda masa kini terbuai dengan banyaknya kemudahan, seperti halnya dengan mie instan yang mampu menghipnotis & membuat banyak orang menjadi ketergantungan.

Lain halnya dengan karya “Replika Altar” dari Ragil Surya yaitu sebuah karya instalasi berbentuk altar yang mengilustrasikan upaya memaknai fenomena pola konsumtif yang kehilangan logika. Karya ini mengajak penikmatnya untuk menciptakan ruang tenang sebagaimana umat melepas duniawi saat bertemu pencipta-Nya.

Seni Rupa ‘Mie kirin Indonesia’ hadir di Surabaya
Begitu pula dengan ke-3 karya seni lainnya “Disturbing Picture” – Muchlis Fahri, “Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri China” – Byba Dolby S, dan “Biasa” – Devy Ika N, yang turut mencermati pola konsumtif masyarakat dengan menuangkannya kedalam karya-karya kreatif lainnya.

Solusi dalam rupa kreasi seni juga dihadirkan para seniman, sebagai upaya mengajak masyarakat meningkatkan penggunaan bahan baku lokal seperti beras, ketela, maupun singkong dalam keseharian kehidupannya.

Selain karya seni kreatif yang dapat dinikmati, tersedia pula sebuah ruang interaktif unik yang merupakan wadah komunikasi antara pengunjung dan seniman. Dimana melalui ruang inilah masyarakat diharap memberikan umpan balik atas karya yang dihadirkan oleh para seniman.

Arga Aditya mengungkapkan, ‘Makmur Project’ yang dibentuk di bulan Agustus 2015 dan dipelopori oleh beberapa seniman, akuntan dan curator ini, merupakan sebuah proyek untuk mengulas berbagai fakta menarik dibalik fenomena popular masyarakat Indonesia, serta menjadi wujud kepedulian pemuda terhadap kondisi bangsanya.

”Setiap proyek yang diangkat akan melalui tahapan observasi oleh semua pihak yang terlibat. Hasil dari observasi inilah yang kemudian dipresentasikan dalam bentuk pameran seni rupa” ungkapnya. (EP)

Related Articles

Pakai Kemeja Putih, Eri-Armuji Terlihat Kompak

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pasangan Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji telah tiba di Halaman Kalingga, Hotel Singgasana,...

Sertifikasi Tanah, Kantah Surabaya II Wujudkan Program Trijuang

SURABAYA (kabarsurabaya.com) -  Untuk mensukseskan sertifikasi tanah di Surabaya, Kantor Pertanahan (kantah) Surabaya II berkomitmen mewujudkan program Trijuang. Trijuang merupakan inovasi terbaru sebagai bentuk sinergitas...

Hari Ini, KPU Undi Nomor Urut Paslon

SURABAYA (kabarsurabaya.com)  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya hari ini menjadwalkan pengundian nomer urut pasangan calon (paslon). KPU Surabaya sudah menetapkan resmi dua...

Stay Connected

20,720FansSuka
2,373PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Pakai Kemeja Putih, Eri-Armuji Terlihat Kompak

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Pasangan Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya Armuji telah tiba di Halaman Kalingga, Hotel Singgasana,...

Sertifikasi Tanah, Kantah Surabaya II Wujudkan Program Trijuang

SURABAYA (kabarsurabaya.com) -  Untuk mensukseskan sertifikasi tanah di Surabaya, Kantor Pertanahan (kantah) Surabaya II berkomitmen mewujudkan program Trijuang. Trijuang merupakan inovasi terbaru sebagai bentuk sinergitas...

Hari Ini, KPU Undi Nomor Urut Paslon

SURABAYA (kabarsurabaya.com)  -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya hari ini menjadwalkan pengundian nomer urut pasangan calon (paslon). KPU Surabaya sudah menetapkan resmi dua...

Temui Warga Kejawan Putih Tambak, Mujiaman Tegaskan Pembangunan Harus Merata

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman menyapa warga di Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo. Dihadapan puluhan warga, Mujiaman yang pernah menjabat...

Paguyuban Relawan Lingkungan Se-Surabaya Deklrasi Menangkan Machfud-Mujiaman

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Relawan yang tergabung dalam Paguyuban Relawan Lingkungan Se-Surabaya yang mendeklarasikan dukungannya dan bertekad memenangkan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman dalam Pilwali Kota Surabaya....