Universitas Ciputra Gelar Surabaya Festival 2015 di Area Monkasel Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Universitas Ciputra selama tiga hari menggelar kegiatan yang disebut Surabaya Festival 2015 di arena Monumen Monkasel Surabaya. Dimana berbagai kegiatan seni budaya dan bisnis serta hiburan, digelar sebagai bagian dari proses belajar mengajar murid-murid UC dalam memahami enterpreneurship.

Pembukaan Pagelaran Surabaya Festival 2015 di Area Monumen Monkasel Surabaya, Jumat (20/11/2015)

Seperti dikemukakan Rektor Universitas Ciputra Ir. Tony Antonio, M.Eng ., ajang Surabaya Festival 2015 yang merupakan rangkaian berbagai kegiatan yang digelar murid-murid semester I angkatan 2015 Universitas Ciputra, sebnagai salah satu cara untuk belajar secara langsung.

“Surabaya Festival 2015 ini adalah project bersama bagi 1000 mahasiswa Universitas Ciputra, yang diharapkan mampu melakukan aktivitas aplikatif secara langsung, paling tidak pada pengelolaan management event,” terangnya pada media, Jumat (20/11/2015).

Ini menurut Tony, akan menambah pengalaman yang menarik buat mahasiwa di banding sekadar belajar di kelas. Selain tentu saja hal seperti ini akan mempunyai manfaat lebih besar untuk kota Surabaya sendiri.

Tony juga menjelaskan bahwa dalam Surabaya Festival 2015 ini, semua pemasukan yang didapatnya akan di sumbangkan dan didonasikan kepada Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) dan Yayasan Veteran.

Adapun rangkaian acara Surabaya Festival 2015 yang dimulai Jumat (20/11/2015) akan dibuka dengan Parade Budaya yang juga dihadiri oleh 10 Cak & Ning Suroboyo 2015, dilanjutkan dengan parade kampung lawas Surabaya, parade sekolah pelayaran angkatan laut.

Selain itu juga digelar Bazaar of Foods and Goods yang terdiri dari 15 floating market dan 23 booth (snack modern, food trucks & goods). Yang dirangkai dengan pertunjukan Accoustic Music Contest.

Selain itu pada Sabtu (21/11/2015) juga digelar Pasar Apung di Kalimas dan November Run ‘Glowing in the Dark’ yaitu lari pada malam hari yang diikuti oleh semua kalangan dan usia, dengan jarak tempuh 5 km. Dimana setiap peserta akan diberikan bubuk fosfor yang digunakan di bagian tubuh, sehingga kemilaunya menerangi gelap malam.

Sementara pada hari terakhir, Minggu (22/11/2015) akan digelar pagelaran tari remo masal yang diikuti oleh 2.100 penari remo di jalan Pemuda Surabaya pada pagi hari mulai jam 06.00 wib, ang akan dicatat sebagai Pemecahan Rekor 2000 orang menari remo bareng, dengan tema Dance and Donate. Dan akan dilanjutkan dengan Charity Music Concert The Sigit dan Heavy Monster.

Acara penghargaan bagi para GM Hotel di Surabaya; Penghargaan kepada icon-icon yang berjasa di Surabaya dalam beberapa kategori: ekonomi kreatif, muda berkarya, lingkungan, dan dampak sosial. Juga akan dilakukan di hari terakhir pagelaran Surabaya Festival 2015. (Ep)

Leave a Reply