GSK Gelar Train the Trainers

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Sebagai bentuk dukungan atas program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam usaha mengatasi Demam Berdarah Dengue (DBD), GSK (GlaxoSmithKline) Consumer Healthcare Indonesia meluncurkan gerakan yang berjudul “Bersama Melawan Demam Berdarah” dengan menggandeng Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Kampanye ini ditindaklanjuti dengan kegiatan Train the Trainers (TTT) kepada organisasi Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di 3 kota besar di Indonesia: Surabaya, Yogyakarta dan Jakarta. Kegiatan Train the Trainers yang melibatkan 63 ibu-ibu PKK kota Surabaya berasal dari 31 kecamatan yang ada di Surabaya.

Pemberian plakat dari dr. Ferawati Lie, Medical Advisor GSK Consumer Healthcare Indonesia kepada Ibu Siti Nuriya Zam Zam Sigit Sugiharsono, Ketua TP PKK Kota Surabaya pada acara Train The Trainers "Bersama Melawan Demam Berdarah". Jumat (22/4/2016)

Diketahui, Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan ancaman kesehatan besar yang pertumbuhannya cepat di Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Akan tetapi, walaupun penyakit ini serius dan kasusnya banyak, namun sebagian besar masyarakat dan orangtua tidak mengetahui gejala/tanda dan cara penanganan awal yang tepat sehingga berdampak pada tingginya mortalitas, khususnya pada anak.

Asia Tenggara dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 milyar merupakan daerah endemik DBD. Indonesia termasuk dalam kategori A (endemik tinggi), yang berarti penyakit DBD merupakan alasan utama rawat inap dan salah satu penyebab utama kematian pada anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat di tahun 2014, terdapat 71.668 kasus DBD dengan 641 kasus kematian.

Penelitian terbaru yang dilakukan terhadap 1000 responden oleh GSK Consumer Healthcare Indonesia, mengungkapkan bahwa 97 persen masyarakat Indonesia mengetahui tentang demam berdarah, tetapi hanya dapat menyebutkan tiga gejala Demam Berdarah Dengue.

Foto bersama ibu-ibu PKK Kota Surabaya dengan dr. Ferawati Lie, Medical Advisor GSK Consumer Healthcare Indonesia, Ibu Siti Nuriya Zam Zam Sigit Sugiharsono, Ketua TP PKK Kota Surabaya dan Ibu Chusnur Ismiyati Hendro Gunawan, Penasehat TP PKK kota Surabaya pada acara Train The Trainers "Bersama Melawan Demam Berdarah", Jumat (22/4/2016)

Kekhawatiran terbesar adalah 65 persennya masih tidak mengetahui obat yang harus dihindari dan berpotensi dapat meningkatkan resiko gangguan lambung dan terutama pendarahan untuk anak-anak yang terkena Demam Berdarah Dengue.

Berdasarkan WHO, penanganan yang tepat untuk pasien Demam Berdarah Dengue dimulai dengan pemberian cairan yang cukup dan penanganan demam yang tepat. Parasetamol adalah obat yang direkomendasikan untuk mengurangi nyeri dan demam.

“Kemitraan dengan IDAI dan Kementerian Kesehatan adalah bentuk komitmen GSK terhadap kesehatan di Indonesia dengan misi utama untuk membantu masyarakat berbuat lebih banyak, merasa lebih baik dan hidup lebih lama, sesuai motto GSK,” kata Pawan Sud, Presiden Direktur PT. Sterling Products Indonesia (GSK Consumer Healthcare Indonesia).

Sementara dr. Ferawati Lie, Medical Advisor GSK Consumer Healthcare Indonesia mengungkapkan bahwa gerakan bersama melawan DBD ini diluncurkan pada tahun 2016 dan akan terus berkelanjutan.

“Kami sangat berharap dengan adanya program Train the Trainers (TTT) kepada ibu-ibu PKK ini, kita akan mampu meraih lima ribu ibu-ibu yang teredukasi akan pengetahuan yang benar dan tepat mengenai Demam Berdarah Dengue,” ungkapnya.

Rendahnya pemahaman akan Demam Berdarah Dengue dan penanganannya, membutuhkan tindakan proaktif dari semua elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap penanggulangan dan pencegahan Demam Berdarah Dengue di Indonesia. (EP)

Karena itu menurut Chusnur Ismiyati Hendro Gunawan, Penasehat TP PKK kota Surabaya, program Train the Trainers (TTT) melalui organisasi TP PKK adalah aktivitas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Apalagi TP PKK adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

“Salah satu program yang kami tuju adalah Indonesia Sehat,” pungkasnya. (EP)

Leave a Reply