Prodia Gelar Talkshow Tentang Jantung Koroner dan Stroke

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit mematikan nomor satu di dunia. Menurut definisi kardiovaskular dari World Health Organization (WHO), penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang disebabkan gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah.

Ada banyak macam penyakit kardiovaskular, tetapi yang paling umum dan paling terkenal adalah penyakit jantung koroner dan stroke. Menurut data dari WHO tahun 2008, angka kematian akibat penyakit kardiovaskular diperkirakan akan meningkat menjadi 17,5 juta hingga 20 juta per tahun pada 2015 dan akan terus meningkat hingga 30 juta pertahun tahun 2030.

Prodia Gelar Talkshow Berdenyut Sampai Usia Lanjut

Selain itu, di Asia, penyakit ini Iebih sering menyerang yang berusia Iebih muda daripada di negara-negara belahan Barat. Dan hampir separuh dari mereka yang meninggal karena penyakit kronis, termasuk penyakit jantung.

Untuk itu, Laboratorium Klinik Prodia berusaha mengkampanyekar pencegahan Penyakit Kardiovaskular yang termasuk penyakit jantung koroner dan stroke bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan roadshow talkshow di 21 kota besar, dengan tema “Berdenyut Sampai Usia Lanjut”.

Di Surabaya, talkshow tersebut diadakan di Ruang Auditorium Grha Prodia, Jalan Diponegoro 149-151. Talkshow dengan tema “Berdenyut Sampai Usia Lanjut” ini menghadirkan narasumber Dr Irwan Gondosudijanto SpJP FIHA dan dr Yanna Saelan SpS.

Seperti dikemukakan Manager Marketing Regional Prodia Surabaya, E Praptiningsih, animo warga Surabaya untuk memahami perihal penyakit ini cukup tinggi. Ini terbukti dari peserta yang mencapai angka 170 orang. Padahal pihaknya semula hanya menyediakan 150 kurs.

“Melalui talkshow ini diharapkan masyarakat dapat mengenali penyakit kardiovaskular (PKV) dengan mengetahui tanda-tanda Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke, serta memahami tindakan preventif untuk mencegah terjadinya PJK dan stroke,” terangnya di sela acara talkshow, Sabtu (30/4/2016).

Dalam kesempatan itu, Dr. Irwa Gondosudijanto, SpJP, FIHA menjelaskan bahwa PJK dan stroke adalah penyakit yang banyak menyerang penduduk Indonesia, akibat terjadinya penyempitan/penyumbatan di dinding pembuluh darah koroner yang mencegah darah mengalir ke jantung atau otak.

“Penyebab penyakit ini adalah adalah endapan lemak dan kolesterol pada dinding pembuluh darah yang menyuplai hati atau otak. Penyakit ini sering sekali disebut sebagai silent killer,” terangnya.

Lebih jauh Dr. lrwan Gondosudijanto, SpJP, FIHA juga menjelaskan bahwa faktor resiko penyakit kardiovaskular ada yang bisa dimodifikasi dan ada yang tidak bisa dimodifikasi. Faktor risiko yang tidak bisa dimodifikasi adalah usia, jenis kelamin, riwayat keluarga dan ras.

“Sementara faktor resiko yang bisa dimodifikasi adalah dislipidemia (gangguan lemak dalam darah), diabetes, hipertensi obesitas dan kebiasaan merokok,” terangnya.

Sebagai laboratorium klinik yang mengedepankan tindakan preventif, khususnya dalam penatalaksanaan penyakit degeneratif kardiovaskular, Prodia menyediakan berbagai macam tes kesehatan, dimulai dengan skr’inning sebagai pemeriksaan awal, dimana berbagai panel check—up kesehatan telah disediakan untuk mempermudah masyarakat dalam memilih jenis pemeriksaan yang paling sesuai dengan usia dan kondisi kesehatannya. (EP)

Leave a Reply