20.8 C
New York
Senin, Agustus 15, 2022

Buy now

Abdul Latif Terima Bayaran Rp 50 Juta menjadi Gudang Penyimpanan Sabu

SURABAYA (Kabarsurabaya.com) – Sidang anggota Polisi dari Polsek Sedati, Abdul Latif, dan istri sirinya Indri Rahmawati, pemilik 13 Kg sabu, kembali digelar di pengadilan negeri (PN) Surabaya, Senin (23/11/2015).

Ilustrasi sabu-sabu
Dalam sidang itu terungkap bahwa Abdul Latif mendapatkan bayaran sebesar Rp 50 juta dari salah satu bandar besar, Yoyok.

Ini setelah jaksa penuntut umum (JPU) Guti Putu Karmawan mendatangkan Tri Diah Torissiah dalam sidang tersebut. Diah mengaku Abdul Latif mendapatkan bayaran sebesar Rp 50 juta untuk menjadi gudang sabu.

“Saat itu saya tawari dia, jika ada bos besar ingin ada gudang penyimpanan sabu, dan saya bilang bayarannya tidak akan mengecewakan sama sekali,” ungkap Susi sapaan akrapnya.

Bayaran sebesar Rp 50 Juta itu dilakukan bandar besar, Yoyok, dua kali, yang dikirim ke rekening Indri Rahmawati.

“Yang pertama itu bos besar mengirim Rp 20 Juta, dan yang kedua Rp 30 Juta,” ujar Susi.

Susi juga mengakui, selain bayaran itu, Yoyok sempat menjanjikan akan memberikan mobil jika tugas pertama menjadi gudang sabu selesai. Namun belum selesai, Abdul Latif lebih dulu ditangkap polisi.

Susi juga mengaku tidak mengenal Indri secara pribadi, karena Susi hanya berhubungan bisnis dengan Abdul Latif sebagai gudang penyipanan sabu.

“Saya pernah ketemu dengan dia (Indri Rahmawati.red), itu pun satu kali dan dikenalkan oleh Latif, namun hanya sekedar kenal karena saya hanya melakukan komunikasi dengan Latif,” bebernya.

Dengan keterangan dari Tri Diah Torissiah alias Susi, Hakim Ferdinandus menunda sidang ini hingga Senin depan (30/11/2015).

“Sidang kita tunda dengan agneda mendengarkan saksi hingga minggu depan,” katanya.

Kasus ini terjadi 5 Juni 2015 lalu, Saat itu polisi dari Reskoba Polrestabes Surabaya berhasil menangkap terlebih dulu Indri di daerah Pasar wisata sedati yang saat itu kedapatan membawa dua poket sabu.

Usai menangkap Indri polisi langsung melakukan pengembangan, dan berhasil menemukan 13 kg sabu serta 22 butir Ineks yang ditemukan di dalam kamar kos keduanya.

Saat dimintai keterangan, Indri mengaku semua barang tersebut milik suami sirinya Aiptu Abdul Latif. Namun polisi sempat tak percaya karena Abdul Latif merupakan anggota reskrim Polsek Sedati. Sehingga Polisi langsung menangkap Abdul Latif di Polsek Sedati, untuk diproses lebih lanjut. (KS2/Red)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,436PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles