26.9 C
New York
Selasa, Agustus 9, 2022

Buy now

Amankan 140 dus rokok dengan cukai palsu

SURABAYA (kabarsurabaya.com)!Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil mengamankan 140 dus rokok dengan disertai cukai palsu. Dalam kasus ini polisi menetapkan Toto Wakito, Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo yang terbukti memalsukan pita cukai dalam kemasan rokok yang ia produksi.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif. Tersangka telah memalsukan pita cukai ini sejak tahun 2014 yang lalu.

“Selama ini, mereka mengepak rokok, dan pemasangan pita palsu ini dirumah warga sekitar,” katanya, kemarin (3/12/15).

Argo mengatakan distribusi rokok ini sudah sampai ke Kalimantan dan Sumatra. Dalam prakteknya tersangka menggunakan bungkus rokok dari brand merek yang sudah terkenal.

“Namun namanya tidak sepenuhnya mirip,” ucapnya.

Dalam prakteknya tersangka selain memalsukan pita cukai, juga melepas cukai asli dari rokok yang memiliki cukai.

“Jadi sepintas memang rokok dengan cukai palsu ini semirip mungkin, yang membuat kita terkecoh,” ujar Argo.

Kasus ini terbongkar setelah polisi berhasil mengungkap adanya rokok yang hendak dikirim melalui jasa pengiriman barang dan hendak dikirim ke Kalimantan. Setelah dilakukan penyelidikan Subdit Indakgsi Ditreskrimsus Polda Jatim melanjutka dan berhasil menangkap Toto Waskito.

Setelah dilakukan pemeriksaa surat izin, Toto tidak mengantongi legalitas sama sekali. Dalam aksinya semua batangan rokok-rokok dipasok dari Junaedi (DPO).

Selanjutnya, setelah mendapatkan batangan rokok, Toto membuat sendiri kemasannya dengan memalsukan sejumlah kemasan rokok yang beredar resmi. Kemasan rokok yang dipalsukan yaitu Maxx, Piston, Rasta, New On Mild Mentol, Rolling, Guest, dan Gudang Djati.

Tidak hanya memalsukan kemasan rokok, Toto juga menggunakan pita cukai palsu dari hasil print komputer yang direkatkan pada kemasan rokok yang dipalsukannya. Setelah siap, rokok-rokok palsu tersebut dikirim ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk diedarkan.
Dengan perbuatan yang dilakukan Toto ini membuat negara mengalami kerugian mencapai Rp 2 miliar.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal berlapis, yakni Pasal 50, 54, 55 dan 58 Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Selain itu, tersangka juga dijerat dengan Pasal 62 jo pasal 8 UU nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (KS2/RED)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,432PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles