14 C
New York
Kamis, Desember 8, 2022

Buy now

Bakar Rusun, Ketahuan Malah Bakar Diri

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Tidak hanya merasakan sakit Imam Ghozali, juga harus berurusan dengan polisi. Hal itu disebabkan lantaran pemuda warga Dupak Bangunrejo itu berusaha membakar rusun di kawasan Dupak Bangunrejo Blok F, tidak hanya membakar rusun dia juga membakar dirinya sendiri.

Harun, salah seorang penghuni Rusun mengaku aksi nekad Imam terjadi sekitar pukul 23:00 WIB, meski sudah agak larut namun menurut Harun masih banyak warga sekitar dan penghuni rusun yang masih terjaga. Saat itulah, datang Imam dengan menggunakan sepeda motor dan satu jurigen spiritus ke rusun tersebut.

Tersangka saat diamankan polisi
“Tidak berkata apa-apa Imam langsung menyiramkan spiritus tersebut selasar tempat parkir yang berada di lantai dasar rusun ini,” ungkapnya(29/10/2015)

Dia mengaku setelah menyiram hampir lantai dengan spiritus, Imam lantas menyalakan korek api dan langsung melemparkannya ke cairan spiritus yang sudah menyebar di lantai tersebut. Akibatnya, api langsung menyambar lantai dan beberapa sepeda motor milik penghuni rusun.

Sementara itu, lanjut Harun, aksi nekad Imam diketahui warga setelah mendengar teriakan dari Rupini, salah satu penghuni rusun yang tinggal di lantai dasar. Menurut lelaki berkopyah putih tersebut, Rupini terbangun setelah pintunya digedor oleh Imam.

“Saat itu Imam menggedor pintu sambil mengatakan agar Rupini cepat keluar karena rusun akan dibakar habis, hanya saja pada waktu meggedor pintu tersebut, kondisi lantai sudah terbakar semua,” urainya.

Rupini yang mengetahui hal tersebut langsung berteriak meminta tolong, teriakan Rupini membuat semua warga serta penghuni rusun terbangun dan melihat apa yang terjadi. Sementara itu, melihat kobaran api tersebut, Imam tidak kabur melainkan duduk santai di depan rusun.

Setelah itu, lanjut Harun warga langsung mencoba memadamkan api yang sudah semakin membesar, wargapun sempat kuwalahan lantaran kobaran sudah membakar dua sepeda motor milik warga rusun. Sementara warga lain berusaha menangkap Imam yang saat itu hendak kabur diatas sepeda motornya.

“Nah pada saat hendak ditangkap itu, Imam turun dan langsung menyiramkan sisa spiritus ke tubuhnya, dan mengancam akan membakar siapapun yang mencoba menangkapnya,” ungkap Harun.

Meski mendapat ancaman, warga yang sudah kesal dengan perbuatan Imam tetap berusaha menangkapnya. Setelah sempat dipukul warga, Imam lantas lari ke dalam selasar rusun yang masih dalam kondisi terbakar. Apipun langsung menjalar ketubuh Imam.

“Karena dalam kondisi terbakar, warga saat itu tidak berani menyentuhnya, Imam dibiarkan terguling-guling dilantai hingga lari kedalam got,” jelasnya.

Meski demikian menurut Harun ada salah satu warga yang hendak menolong Imam, yakni Sugeng. Dia menderita luka bakar di kakinya setelah mencoba memadamkan api yang membakar tubuh Imam.

“Setelah semua padam, warga melaporkan kasus ini ke polisi, Imam lantas dibawa ke RS PHC,” urainya.

Sementara itu, Kapolsek Krembangan Kompol Dewa Gede Juliana menjelaskan setelah menerima laporan tersebut, polisi lantas menuju lokasi dan melakukan oleh TKP. Menurutnya saat polisi datang, api sudah padam. Hanya saja Imam masih tergeletak tak beradaya dengan luka bakar ditubuhnya.

“Setelah itu kami melakukan evakuasi terhadap pelaku, dan memeriksa setidaknya enam saksi dari kasus tersebut,” ungkapnya.

Dewa menjelaskan saat ini polisi masih belum mengetahui apa motif dari aksi nekad Imam. Sebab saat dimintai keterangan, Imam seperti dalam kondisi linglung dan susah diajak bicara.

“Namun berdasarkan keterangan saksi spiritus tersebut diperoleh Imam dari rumah keponakannya, tukang mebel dijalan Demak, sepeda motor yang ia gunakan juga boleh minjam dari kakaknya,” pungkasnya. (KS3/RED)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,603PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles