12 C
New York
Kamis, November 26, 2020

Buy now

Baku Tembak di Terminal 2 Bandara Juanda, 1` Tewas




SURABAYA (kabarsurabaya.com) Baku tembak terjadi di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya. Rabu (8/7), sekitar pukul 15.30 Wib.

Baku tembak yang terjadi dibandara itu, telah mengakibatkan 1 orang yang terduga sebagai teroris tewas tertembak oleh Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmatim. Yang mengadakan serangan secara mendadak terhadap sekelompok teroris yang berupaya kabur ke luar negeri, di ruang pemberangkatan Bandara Juanda tersebut.

Dalam serangan kilat yang dipimpin langsung oleh Mayor Laut (P) M. Machri itu, pasukan khusus TNI AL (Kopaska) telah berhasil menembak mati para terduga teroris dan menangkap hidup-hidup teroris lainnya.

Kejadian yang menghebohkan Bandara Internasional itu sempat membuat kaget pengunjung bandara itu dan berlarian mencari perlindungan dan tempat yang aman.

Peristiwa yang menghebohkan itu, bermula dari informasi intelejen yang berhasil mengendus adanya sekelompok teroris yang akan ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok lain, dengan membawa bahan peledak melalui bandara Juanda.

Atas dasar informasi itulah otoritas keamanan bandara meminta bantuan kepada Satkopaska Koarmatim untuk membantu mengatasi kerawanan situasi yang terjadi. Dengan sigap pasukan elit TNI Angkatan laut itu, bergerak menuju bandara dengan perlengkapannnya.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, tingkat pengamanan dan patroli Bandara Internasional Juanda ditingkatkan. Satkopaska Koarmatim menurunkan 1 (satu) tim Jihandak, 2 (dua) tim Aksi Khusus dan 1 (satu) tim Penembak Jitu dengan didukung 1 (satu) unit kendaraan EOD dan 2 (dua) unit kendaraan aksi khusus (Aksus).

Tak hayal, setelah ditunggu beberapa lama, terenduslah kedatangan para teroris itu melalui barang bawaanya. ketika itu, barang para terduga teroris mulai masuk ruang X- ray, terdeteksi disalah satu tas ransel warna hitam adanya bahan peledak.

Petugas keamanan dengan dibantu Kopaska segera mengadakan penyisiran dan berhasil menangkap hidup-hidup tanpa adanya perlawanan yang berarti dari terduga teroris dan mengamankannya.

Ketika para teroris itu mengetahui kawananya tertangkap oleh otoirtas keamanan bandara, yang lain menjadi takut dan berupaya menyandera seorang wanita dengan pistol dan senjata AK-47 persis didepan pintu masuk keberangkatan.

Tim Aksi Khusus yang sudah siaga penuh dibandara itu segera menyergap dengan senjata lengkap setelah tim negosiator telah dinyatakan gagal, sebab para terduga teroris itu bersikukuh meminta agar kawannya yang telah ditangkap lebih dulu itu untuk dibebaskan.

Maka terjadilah aksi tembak-menembak diantara dua kekuatan itu, dan berlangsung sekitar 10-15 menit, yang membuat suasana jadi tegang dan penuh teriakan minta tolong dan jeritan orang kesakitan terkena tembakan.

Usai melumpuhkan para teroris dengan dibantu sniper itu, tim aksi khusus, kemudian mengamankan para terduga teroris itu dan menyerahkannya kepada Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Juanda.

Selanjutnya tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Kopaska segera beraksi untuk menjinakan bom yang diletakan disalah satu sudut ruang keberangkatan itu dengan menggunakan robot dan bom berhasil dijinakan serta dibawa keluar dengan kendaraan EOD ke area yang aman untuk dimusnahkan.

“Itulah skenario dari latihan bersama yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan Objek Vital Nasinal antara Satkopaska Koarmatim dan Lanudal Juanda serta AVSEC PT. Angkasa Pura II Juanda. Yang juga melibatkan unsur-unsur dan pihak-pihak terkait dibawah kendali operasional PT. Angkasa Pura II,” kata Kadispenarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasiops Satkopaska Koarmatim Mayor Laut (P) M. Machri. Sedangkan seluruh kegiatan berada dibawah kendali Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Sisyani dan Manager Security PT. Angkasa Pura II Sukirman. (Pen/red)




Related Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Stay Connected

20,832FansSuka
2,454PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Lapangan Yonif Raider 500/Sikatan, jadi Ajang Adu Kemampuan Prajurit Kodim Surabaya Utara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Profesionalisme dan kemampuan prajurit Kodim 0830/Surabaya Utara, kembali diuji.  Kali ini, keahlian menembak prajurit di bawah kendali Kolonel Inf Sriyono itu, dibuktikan...

Huawei Segera Hadirkan Jam Tangan Pintar

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Wearable tech atau teknologi wearable saat ini menjadi salah satu sektor dengan perkembangan tercepat dalam industri teknologi, era baru perangkat wearable menyediakan konektivitas tanpa batas dan sensor...

Hebat!! 33 Kelurahan di Surabaya Nol Kasus Covid-19

SURABAYA (KabarSurabaya.com) - Sebanyak 33 kelurahan di Kota Surabaya sudah menunjukkan nol kasus Covid-19. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya Febriadhitya...

Daihatsu Perbarui Fitur Smart Assist IIIt pada Hijet dan Atrai di Jepang

JEPANG (kabarsurabaya.com) Daihatsu Motor Co., Ltd. di Jepang kembali melakukan pembaruan pada sebagian fitur kendaraannya, yakni pada kendaraan niaganya melalui Hijet Truck dan Hijet...

Ricuh, Demo Tolak Omnibus Law di Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Aksi demo yang menolak penetapan Omnibus Law (Getol) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis, (8/10/2020) berakhir ricuh. Massa merusak pagar berduri...