BBPOM Sita Puluhan Ribu Obat Ilegal Berbahaya

SIDOARJO (kabarsurabaya.com)- Puluhan ribu obat ilegal berbahaya dalam kemasan diamankan petugas Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya, di Ruko Sentra Tropodo, Waru, Selasa (13/10/2015).

Sebanyak 38 .750 butir obat ilegal senilai Rp 300 juta itu, mengandung zat aktif carisoprodol .

Barang bukti obat ilegal yang diamankan

Kepala Balai Besar POM (BBPOM) di Surabaya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa mengatakan, penyitaan obat ilegal tersebut setelah pihaknya melakukan investigasi dari laporan masyarakat.

Terkait peredaran obat berjenis carnophen, yang mengandung zat aktif berbahaya, pihak BBPOM telah mengeluarkan larangan untuk diedarkan dan dikonsumsi.

“Obat ini sudah dilarang beredar untuk di konsumsi sejak tahun 2009,” katanya.

Produk obat ini telah mendapat public warning dari Badan POM RI, karena izin kesehatan sudah dicabut oleh Badan POM.

Selain itu, obat yang telah diamankan ini juga mengandung zat aktif bernama carisoprodol, yang bisa menyebabkan gagal ginjal, serangan jantung hingga lambung bocor dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

“Ini sejnis obat penenang, obat penguat otot. Dan bila disalah gunakan, maka pengguna akan mengalami kerusakan pada saraf,” jelas dia.

Dalam penyitaan ini, BBPOM Surabaya juga didampingi oleh Direktorat Reskrim Polda Jatim.

Setelah melakukan penyitaan didalam gudang kosong yang tidak jauh dari apotik NGF, BBPOM nantinya obat tersebut bila terbukti akan dilakukan pemusnahan.

“Setelah ini akan dilakukan uji leb, bila hasilnya benar mengandung zat aktif carisoprodol, maka akan kami musnakan,” ujarnya. (Ksda/red)

Leave a Reply