Bea Cukai Juanda Kembali Gagalkan Penyelundupan 500 Gram Sabu-sabu

SIDOARJO (kabarsurabaya.com) – Petugas Bea dan Cukai Juanda berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dari salah seorang penumpang pesawat tujuan Air Asia nomor penerbangan AK-364 tujuan Kuala Lumpur Malaysia – Juanda Surabaya.

Kepala Bea Cukai Juanda M Mulyono mengatakan narkoba jenis sabu-sabu yang diselundupkan tersebut disimpan di dalam tas salah seorang penumpang.

Bea Cukai Juanda Kembali Gagalkan Penyelundupan 500 Gram Sabu-sabu

“Awalnya kami mencurigai tas hitam yang di dalamnya ada bungkusan terduga narkoba, kemudian petugas membiarkan tas tersebut sampai diambil oleh pemiliknya,” katanya pada awak media, Selasa (10/5/2016).

Ia mengemukakan, tas tersebut ternyata dibawa seorang laki-laki berinisial ZA warga Sampang Madura dengan berat narkoba jenis sabu-sabu yang dibawanya seberat 500 gram.

“Penangkapan itu di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda. Dari pengakuannya, dia hanya sebagai kurir untuk dikirim di kawasan Madura,” katanya.

Selain melakukan penangkapan terhadap ZA, petugas juga berhasil menangkap seseorang berinisial S warga Sampang Madura yang saat itu hendak menjemput ZA di bandara.

“Saudara S yang kami tangkap saat menjemput ZA, diduga sebagai kurir. Namun, kami masih mendalami kasus ini dan terus dikembangkan,” katanya.

Dengan digagalkannya upaya penyelundupan narkoba golongan I jenis Shabu ini, setidaknya pihak KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda dan dibantu oleh BNN Propinsi Jatim, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim dan pengamanan bandara meliputi Lanudal, POM AL dan Avsec PT. Angkasa Pura I, berhasil menyelamatkan 2.500 generasi muda.

“Tersangka diancam dengan pasal 113 ayat 1 dan 2 Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Golongan I dan tentang penyelundupan narkoba ke Indonesia dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar. Dalam hal barang bukti seberat 500 gram, pelaku dipidana mati dan seumur hidup,” pungkasnya. (EP)

Leave a Reply