21.4 C
New York
Senin, Agustus 15, 2022

Buy now

BNNP Jatim Amankan 2,7 Kg Sabu, 22 Kg Ganja dan 34 Ribu Pil Ekstasi

*Berasal Dari Jaringan Lapas

SURABAYA (Kabarsurabaya.com) Badan narkotikan nasional Provinsi (BNNP) Jatim kembali menangkap 7 orang tersangka yang masuk dalam jaringan narkotika yang dikendalikan dari dalam lapas. Tujuh orang itu antara lain Rudianto, Moh Seli, Razali, Nurul Santoso, Ika Rahmawati, Edi Suwono, dan Nova Anca Yudi Burnia yang merupakan pegawai negeri sipil dari Pemkab Magetan.

Tersangka saat diamankan di BNNP Jatim
Dari tangan ketujuh tersangka ini BNNP Jatim berhasil mengamankan 2,7 Kg narkotika jenis sabu, 22 Kg ganja, dan 3400 butir pil ekstasi. Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Sukirman mengatakan ketujuh tersangka merupakan satu jaringan yang kerap beraksi menyebarkan sabu di wilayah Jatim.

Ketujuh tersangka yang berhasil ditangkap ini dikendalikan oleh terpidana yang saat ini mendekam di Lapas Porong, Lapas Madiun, dan Lapas Pamekasan Madura.

“Saat itu kita terlebih dulu menangkap Rudianto di Pom Bensin Jemursari dengan membawa 180,18 gram narkotika jenis sabu,” katanya, kemarin (2/11/15).

Barang bukti yang berhasil diamankan BNNP Jatim
Dengan tertangkapnya Rudianto itu, Petugas BNNP Jatim kembali mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap Moh Seli di wilayah Perum Griya Amarta Permai blok Z-07. Dari tangan tersangka BNNP Jatim berhasil menemukan 2050 gram, dan 3400 butir ekstasi.

“Tersangka ini merupakan kurir yang mendapatkan perintah dari salah satu bandar yang saat ini mendekam dibalik Lapas Porong,” tegas Sukirman.

BNNP Jatim kembali menangkap Razali di jalan Abdulrahman Saleh, Kabupaten Malang. Saat dilakukan penggeledahakan petugas BNNP Jatim menemukan sekitar 500 gram narkotika jenis sabu yang merupakan pesanan dari Nurul Santoso.

“Keduanya kita tangkap saat sedang asik melakukan transaksi di tempat parkir minimarket,” ungkap Sukirman.

Tak puas sampai disana, petugas BNNP Jatim kembali melakukan pengembangan jaringan tersangka yang telah tetangkap ini. Sehingga petugas langsung menggrebek di jalan Raya Kepanjen, Kabupaten Malang, dan berhasil menangkap Nova Anca Yudi Burnia, Ika Rahmawati, dan Edi Suwono.

“Dari tangan tersangka kita berhasil menemukan sekitar 2 kardus yang berisikan sekitar 24 bal berisikan narkotika jenis ganja dengan berat sekitar 22 Kg,” kata Sukirman.

Sukirman menambahkan dari tertangkapnya ketujuh tersangka ini petugas BNNP Jatim juga mengamankan 1 pistol Airsoft gun, serta lima buah bom rakitan atau Bondet. “Hal ini dilakukan untuk alat mereka pertahanan diri saat akan digrebek,” katanya.

Selain itu juga dari setiap sisi rumah tersangka ini telah dipasang kamera pengawas atau CCTV dari setiap sudut dan 5 meter dari rumah mereka. “Ketujuh tersangka ini merupakan target buruan ini sejak lama, cara itu yang membuat mereka beberapa kali lolos dari kejaran kita,” ungkap Sukirman.

Dari semua barang bukti yang didapat oleh BNNP Jatim, Sukirman menaksir sekitar Rp 6 miliar dan berhasil menyelamatkan sekitar 12 ribu orang dari bahaya Narkotika. “Kita tak hanya puas sampai disini, dan akan terus memberantas peredaran narkotika jenis sabu ini,” ungkapnya.

Ketujuh tersangka yang berhasil ditangkap petugas BNNP Jatim ini, terancam kena pasal 112 KUHP, pasal 114 KUHP, dan pasal 132 KUHP tentang narkotika. “Jika dilihat dari jumlahnya ketujuhnya terancam akan dijatuhi hukuman mati,” pungkas Sukirman. (KS2/RED)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,437PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles