Ditjen Pajak Serahkan Dua Tersangka Pidana Pajak ke Kejaksaan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Dalam rangka penegakan hukum di bidang Perpajakan di Kota Surabaya. Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur l menyerahkan dua tersangka tindak pidana pajak kepada pihak Kejaksaan Negeri Kota Surabaya.

Dikatakan Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I, Eka Sila Kusna Jaya, proses ini merupakan lanjutan dari penyidikan yang dilakukan tirn penyidik Kanwil DJP Jawa Timur l yang berkoordinasi dengan Konwas Polda Jatim mulai Tahun 2019 silam.

Ditjen Pajak Serahkan Dua Tersangka Pidana Pajak ke Kejaksaan

“Hari ini kami menyerahkan barang bukti dan juga dua tersangka yang terbukti kuat melakukan tindak pidana pajak, yaitu RF dan TS,” terangnya dalam jumpa pers di kantor Kejari Surabaya, Rabu (15/1/2020).

RF merupakan Direktur dari PT. RPP dan terbukti dengan sengaja tidak menyetorkan Pajak (Pajak Pertambahan Nilai-PPN) yang telah dipungut pada kurun waktu 2011 s.d. 2012 sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya sebesar Rp 3,9 Milyar.

“Untuk modusnya adalah tersangka sudah memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPn) dari konsumen tetapi tidak menyetorkannya ke Negara,” tambah Eka.

Barang Bukti Tersangka Pidana Pajak yang Diserahkan Ditjen Pajak ke Kejaksaan

Sementara tersangka TS, lanjut Eka, merupakan Direktur Utama dati PT. BKM dan terbukti dengan sengaja menerbitkan Faktur Pajak yang tidak berdasaran transaksi yang sebenamya atau menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN pada Tahun 2014 yang isinya tidak benar, sehingga menimbutkan kerugian pada pendapatan negara sebesar Rp 1,64 Milyar.

“Untuk tersangka RF ini modus yang dilakukan adalah, perusahaan tersangka tidak ada kegiatan usaha namun menerbitkan faktur pajak padahal tidak disertai pembelian barang dan tidak ada pembayaran secara riil,” lanjutnya.

Eka juga menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya kejadian ini, masyarakat yang telah melakukan kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku menjadi yakin bahwa DJP tidak pandang bulu dalam menegakkan hukum. (men)

Leave a Reply