20.1 C
New York
Senin, Agustus 15, 2022

Buy now

Dua Oknum Anggota Polisi Polda Jatim “Dicokot” Jadi Pemasok Sabu Dalam Penjara

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Dua oknum anggota polisi Bripka FL, dan Bripka RDF dikait kaitkan alias dicokok oleh para tahanan jika telah memasok barang haram tersebut ke dalam penjara. Hal itu ditemukan setelah Ditreskoba Polda Jatim yang melakukan tes urine pada semua tahanan Polda Jatim menemukan adanya 7 tahanan yang terbukti positif menggunakan sabu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan masih belum menerima informasi tersebut. Ia juga membantah jika ada keterlibatan anggota Polisi dalam hasil positif pada tujuh tahanan tersebut.

“Tidak benar itu ada keterlibatan anggota polisi, yang pasti saya belum mendapat informasi tersebut,” kata Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, kemarin (10/11/15).

Argo menambahkan Ditreskoba Polda Jatim memang sempat melakukan tes urine pada tahanan Polda Jatim. Dan telah mengamankan salah satu tahanan wanita yang memang terbukti positif.

“Namun wanita ini masih belum mau mengakui barang tersebut dari mana,” katanya.

Ia mengatakan dari tangan wanita yang diamankan Polisi mendapati satu set alat hisap serta plastik klip bekas menyimpan sabu. “Yang pasti masih wanita ini yang belum mengaku barang tersebut dari mana, jadi bukan adanya keterlibatan anggota polisi dalam kasus ini,” ucapnya.

Menurut informasi yang didapatkan, kasus ini terungkap setelah Ditreskoba Polda Jatim melakukan tes urine pada semua tahanan Polda Jatim.

Dari semua tahanan, Polisi menemukan tujuh orang tahanan yang terbukti positif menggunakan sabu. Selain itu juga Polisi mengamankan satu set alat hisap serta beberapa klip yang masih ada sabu yang tersisa.

Dari tujuh orang yang positif menggunakan sabu itu, polisi mengembangkan kasus itu, dari keterangan tersangka baru terungkap jika mereka mendapat sabu dari dua oknum anggota polisi dari Polda Jatim. Setelah dilakukan penyelidikan dua anggota polisi itu adalah Bripka FL, dan Bripka RDF.

“Untuk adanya keterlibatan polisi dalam kasus ini, saya pastikan tidak ada, jika ada akan kita tindak tegas,” tutupnya. (KS2/RED)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,437PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles