6 C
New York
Selasa, November 29, 2022

Buy now

Duh..Puteri Sendiri Di Martil

SURABAYA-(kabarsurabaya.com) Entah apa yang ada dipikiran Achmad Amrozi,(50), warga Kedung Turi Surabaya. Pria paroh baya ini tega memukul anaknya dengan martil.

Akibatnya, dia terpaksa berurusan dengan polisi, setelah menganiaya anaknya putrinya bunga yang berusia 15 tahun. Kelakuan yang membuat hari miris ini dilakukan dengan alasannya sepele. Amrozi dikatakan sebagai ayah yang tidak bertanggung jawab oleh Bunga.

Polisi menunjukkan martil yang dibuat pelaku memukul putrinya sendiri.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Immaculata Sherly Mayasari menjelaskan kekerasan dalam rumah tangga tersebut terjadi pada 15 Oktober lalu. Saat itu Amrozi bersama istri dan dua anaknya termasuk Bunga, akan bersiap-siap untuk melakukan aktifitas masing-masing.

“Tersangka dan bunga hendak bekerja, sementara adik bunga akan pergi ke sekolah,” ungkapnya kemarin (2/11/2015)

Setelah selesai sarapan, Amrozi melihat anaknya yang terkahir langsung berangkat ke sekolah tanpa pamit. Saat itulah Amrozi lantas menanyakan kepada Bunga, apakah adiknya sudah diberi uang saku oleh ibunya. Namun saat ditanya demikian, bunga malah menjawabnya dengan ketus.

“Bunga menjawab, saya tidak tahu, tumben bapak peduli, bapak itu ayah yang tidak bertanggung jawab kepada keluarga karena tidak pernah membantu ibu mencari uang,” lanjut Sherly menirukan jawaban Bunga.

Mendengar jawaban itu membuat Amrozi naik pitam. Dia lantas memaki-maki Bunga. Bahkan dia semakin kalap saat bapak dan anak tersebut terlibat cekcok mulut. Puncaknya kerena kesal, Amrozi lantas pergi ke kamar tidur dan menemukan sebuah martil.

“Tersangka langsung memukul kepala bunga sebanyak dua kali di kepalanya, akibatnya bunga harus menjalani perawatan lantaran kepalanya bocor,” urainya.

Ibu korban yang tidak terima dengan kelakukan Amrozi tersebut, lantas melaporkan kasus tersebut ke PPA Polrestabes Surabaya. Setelah memperoleh laporan tersebut, polisi lantas melakukan penangkapan MArozi di rumahnya.

“Selain mengamankan tersangka, kami juga membawa barang bukti yakni sebuah martil yang digunakan untuk memukul korban,” pungkas polwan dengan tiga balok kuning di pundak ini. (KS3/RED).

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,585PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles