25.3 C
New York
Sabtu, September 26, 2020

Buy now

Indonesia Perlu Tindakan Serius pada Hukum Narkoba

SURABAYA (Kabarsurabaya.com) – Tumpulnya hukum di Indonesia pada bandar atau pelaku narkoba membuat Bandar ini lebih leluasa mengendalikan narkoba dari balik jeruji besi. Sehingga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Komjen Pol Budi Waseso menilai perlua adanya keberanian dan tindakan serius kepada bandara narkotika.

Buwas, sapaan akrabnya, menilai hukum di Indonesia saat ini masih belum berani dalam hal memerangi narkotika. Ia mencontohkan hukuman mati diterapkan pada pengguna maupun pengedar atau bandar narkotika, sementara di Indonesia hukuman mati hanya diterapkan pada pengedar, dan Bandarnya saja.

“Sementara di Indonesia pengguna hanya kena pasal rehabilitasi, yang sebenarnya rehabilitasi ini tidak akan menyembuhkan mereka yang sudah mencoba narkotika,” ungkapnya, Kamis (26/11/2015).

Dengan demikian, bandar narkotika yang terkena hukuman mati berharap langsung dihukum mati, karena jika tidak langsung segera dieksekusi, nantinya seperti Fredy Budiman dengan mudahnya menjalankan bisnis narkoba dari dalam lapas.

Melalui tindakan tegas ini menurut Buwas, nantinya akan membuat Indonesia semakin tegas dan serius dalam memerangi narkoba. Karena Narkoba adalah masalah bangsa Indonesia bersama, sehingga butuh tidakan yang lebih serius.

Ilustrasi

“Kita harus serius, karena Indonesia ini menjadi lumbung, dan pasar terbesar sarang narkoba, jadi harus kita berantas bersama-sama,” tutur Buwas.

Buwas menambahakan, dalam waktu dekat ini, diperkirakan Indonesia akan kemasukan beribu-ribu ton narkotika. Yang akan dipakai memasok pesta pergantian tahun.

“Yang pasti saya sudah mengantongi barang tersebut dari mana, dan melalui jalur apa, jadi saya hanya menunggu barang itu akan masuk ke Indonesia,” tutupnya. (KS2/Red)

Related Articles

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...

126 Fintech Lending Ilegal Ditutup OJK

JAKARTA (kabarsurabaya.com) Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran pinjaman dana dari fintech peer to peer lending ilegal dan tawaran investasi dari...

Tawarkan Program Haji Khusus, BNI Syariah Gelar Webinar Customer Gathering 

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - BNI Syariah menyelenggarakan Webinar Customer Gathering dengan tema “Rindu Baitullah, Rindu Kepada Yang Maha Mencintai”. Acara dengan format webinar ini diselenggarakan dengan...

Stay Connected

20,734FansSuka
2,377PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Satgas Waspada Investasi Temukan 50 Kegiatan Gadai Tanpa Izin

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - Satgas Waspada Investasi menemukan 50 usaha pergadaian swasta ilegal yang dilakukan tanpa izin dari OJK. Hal itu sesuai dengan Peraturan Otoritas...

126 Fintech Lending Ilegal Ditutup OJK

JAKARTA (kabarsurabaya.com) Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran pinjaman dana dari fintech peer to peer lending ilegal dan tawaran investasi dari...

Tawarkan Program Haji Khusus, BNI Syariah Gelar Webinar Customer Gathering 

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - BNI Syariah menyelenggarakan Webinar Customer Gathering dengan tema “Rindu Baitullah, Rindu Kepada Yang Maha Mencintai”. Acara dengan format webinar ini diselenggarakan dengan...

Huawei Resmi Hadirkan High-End Experience Store di Plasa Marina, Surabaya

SURABAYA (kabarsurabaya.com) Pada tahun ini, berbagai inovasi terbaru telah dihadirkan Huawei melalui ragam produk yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Kini, Huawei akan hadir...

 Machfud Arifin: No 2 Simbol Kemenangan

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon wali Kota Surabaya, Machfud Arifin optimis mendapatkan nomor urut 2 dalam kontestasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020. Machfud...