Kejari Surabaya Terima Berkas Tersangka Penggelapan Gaji Polisi

SURABAYA (Kabarsurabaya.com) Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) tersangka Titin Suprapti, 34, warga Sido Kapasan II Buntu terkaitkasus penggelapan uang gaji 135 anggota polisi kemarin dikirim ke Kejaksaan negeri (Kejari) Surabaya.

Kepala Kejari Surabaya, Didik Farkhan.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kejari Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi menyebut pihaknya telah menerima Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) dengan nama Titin Suprapti. Didik mengatakan Kejari Surabaya menerima SPDP tersebut tanggal 21 Oktober lalu.

“Kita selanjutnya masih menunggu selama 30 hari berkas kasus ini dilimpahkan ke Kejari untuk kita teliti,” katanya, kemarin (25/10/15).

Namun, jika selama masa berlaku SPDP berakhir, Kejari Surabaya belum juga memberikan berkas tersebut maka Kejari Surabaya akan mengembalikan SPDP tersebut. “Kami sudah menunjuk jaksa yang akan meneliti kasus ini,” imbuh Didik.

Kasus ini terjadi sekitar 8 Agustussilam.Ssaat itu Titin Suprapti yang berkerja sebagai juru bayar Polrestabes Surabaya menggelapkan gaji 135 anggota polisi yang nilainya Rp 4 miliar. Modusnya, tersangka menggadaikan surat keterangan (SK) dari 135 anggota serta memalsukan tanda tangan untuk kredit ke bank. Korban Titin mulai dari bintara hingga perwira.

Aksi pelaku terbongkar setelah salah satu anggota polisi yang hanya menerima gaji Rp 100 ribu. Padahal yang bersangkutan tidak pernah memiliki kredit di bank.(KS2/RED)

Leave a Reply