22.5 C
New York
Minggu, September 27, 2020

Buy now

Kosasih : Adakah Keadilan Untuk Eunike Lenny Silas ?

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Meski sudah hadir di persidangan dengan keadaan masih sakit, dan di persidangan ketua majelis hakim memerintahkan kepada jaksa untuk membawa terdakwa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang layak, namun upaya untuk tetap memenjarakan Eunike Lenny Silas Nampak begitu besar.

Kekesalan ini diungkapkan Eunike Lenny Silas, terdakwa dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan jual beli batubara senilai Rp. 3,2 miliar melalui ketua tim penasehat hukumnya, Kosasih, SH.

Kosasih : Adakah Keadilan Untuk Eunike Lenny Silas ?

Menurut Kosasih, kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menimpa Eunike Lenny Silas ini tergolong luar biasa apalagi sampai mengabaikan hak-hak warga negara yang sedang sakit untuk mendapatkan hak hidup, hak mendapatkan perawatan kesehatan hingga sembuh.

“Secara pribadi saya salut dengan keputusan majelis hakim yang langsung memerintahkan kepada jaksa membawa terdakwa Eunike Lenny Silas ke RSAL usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (3/5/2016) lalu,” terang Kosasih di Surabaya, Minggu (8/5/2016) malam.

Ia juga mengakui sebagai tim penasehat hukum terdakwa Eunike Lenny Silas sangat mengapresiasi tindakan majelis hakim, khususnya salah satu anggota majelis yang sampai menangis melihat kondisi terdakwa ketika dihadirkan di ruang sidang dengan kondisi terbaring lemah di atas tempat tidur dorong ambulance.

Namun, lanjut Kosasih, perlakuan yang sudah dilakukan majelis hakim dengan mengedepankan rasa kemanusiaan ini tidak ditiru kejaksaan, Rumah Tahanan (Rutan) Medaeng, dan RSAL selaku rumah sakit yang merawat sementara Eunike Lenny Silas atas perintah hakim.

Kosasih : Adakah Keadilan Untuk Eunike Lenny Silas ?

“Ternyata sangat sulit mencari keadilan untuk seorang Eunike Lenny Silas di negeri ini. Walaupun sudah kita ketahui bersama kondisinya sangat memprihatinkan ketika dihadirkan kembali di ruang persidangan. Tudingan-tudingan miring masih terus diditujukan kepadanya. Bahkan, harapan dari Eunike Lenny Silas untuk mendapatkan pengobatan yang layak atas kanker payudara akut yang ia derita sampai saat ini, harus dibayar dengan penahanan, Jumat (6/5/2016) lalu, “ kata Kosasih.

Jika memang kondisi Eunike Lenny Silas sudah membaik dan benar-benar kuat untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari sehingga layak untuk ditahan, sambung Kosasih, mengapa proses evakuasi Eunike Lenny Silas dari RSAL ke Rutan Medaeng menggunakan ambulance rumah sakit bukan mobil pribadi ?

“Apakah pernyataan kesehatannya sudah membaik ini berarti Eunike Lenny Silas sudah sembuh dari sakitnya? Apakah pernyataan sudah membaik itu juga dapat diartikan Eunike Lenny Silas sudah benar-benar kuat untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari sehingga sudah layak dikirimkan ke Rutan Medaeng?,“ ungkap Kosasih lebih lanjut.

Satu hal yang dirasa janggal oleh Kosasih adalah pernyataan dokter tentang kondisi Eunike Lenny Silas yang sudah berangsur-angsur sembuh adalah ketika ambulance yang membawa terdakwa Eunike Lenny Silas tiba di Rutan Medaeng, mengapa tidak diparkirkan di tepi jalan namun berhenti tepat di depan pintu masuk Rutan Medaeng.

“Kalau memang Eunike Lenny Silas benar-benar sembuh dan sudah tidak terganggu kesehatannya, Ambulance yang membawa Eunike Lenny Silas cukup berhenti di tepi jalan. Setelah itu, petugas rumah sakit mempersilahkan Eunike Lenny Silas berjalan kaki saja sampai ke gerbang pintu masuk Rutan Medaeng,“ ucap Kosasih penuh tanya.

Selain itu, Kosasih juga mempertanyakan pernyataan dokter Yuswanto yang mengatakan  kondisi Lenny sudah membaik.

“Apakah keputusan ini sudah dikonsultasikan dan diberitahukan kepada dokter Eka, dokter yang melihat dan memeriksa kondisi awal Eunike Lenny Silas ketika tiba di RSAL setelah mengikuti persidangan di PN Surabaya. Atau dokter Made, dokter kedua yang memeriksa kondisi Eunike Lenny Silas menggantikan dokter Eka yang cuti keesokan harinya?” Tanya Kosasih..

Padahal menurut Kosasih, usai memeriksa kondisi Eunike Lenny Silas, dokter Eka menyarankan supaya dilakukan operasi untuk membersihkan kemoport yang terpasang di leher Eunike Lenny Silas karena kemoport itu tersumbat. Belum sempat menyetujui saran dokter Eka untuk operasi, beliau digantikan dokter Made. Dan dokter Made sendiri juga memberi saran supaya Eunike Lenny Silas ini juga didampingi psikiater selama mendapat perawatan di RSAL supaya Eunike Lenny Silas lebih rileks dan tidak stress.

“Dengan banyaknya kejanggalan-kejanggalan ini, dugaan bahwa Eunike Lenny Silas sengaja ingin dipermalukan dengan upaya penahanan di Rutan Medaeng semakin terlihat. Namun kami tidak tahu, siapa orangnya yang tega berbuat seperti itu kepada Eunike Lenny Silas,” kata Kosasih.

Untuk diketahui, berdasarkan surat dakwaan yang disusun dan ditanda tangani Muhammad Usman, SH selaku JPU, terdakwa Eunike Lenny Silas dan terdakwa Ir. Usman Wibisono untuk dakwaan pertama didakwa melanggar pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Selain itu, kedua terdakwa dalam dakwaan kedua diancam pidana melanggar pasal 378 KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam dakwaan penuntut umum dijelaskan, bahwa perbuatan kedua terdakwa ini terjadi Agustus 2012 sampai Desember 2012 bertempat di Jalan Jenderal Sudirman Kav. 25 Jakarta Selatan. (EP)

Berita Terkait : Eunike Lenny Silas Akhirnya Dijebloskan ke Penjara.http://kabarsurabaya.com/?p=11633, Hakim Mengamuk di PN Surabaya, Gara-Gara Terdakwa Penipuan dan Penggelapan Kasus Batubara Tinggal Seorang. http://kabarsurabaya.com/?p=11393, Rutan Medaeng dan Kejaksaan Lakukan Pembangkangan Hukum, Lepas Terdakwa Penipuan Batubara.http://kabarsurabaya.com/?p=11207,

Related Articles

Daihatsu Perluas Edukasi Program Penyu Untuk Indonesia

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus membuktikan komitmen dan tanggung jawab sosialnya melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), yang salah satunya...

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Stay Connected

20,748FansSuka
2,380PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Daihatsu Perluas Edukasi Program Penyu Untuk Indonesia

JAKARTA (kabarsurabaya.com) - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus membuktikan komitmen dan tanggung jawab sosialnya melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), yang salah satunya...

Cawawali Mujiaman Sapa Warga Sutorejo Indah

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wakil Wali Kota (Wawali) nomor urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga di kawasan Perumahan Sutorejo Indah, Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan...

Machfud Arifin-Mujiaman Dapat Dukungan Kiai Kampung Nusantara 

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifinsemakin bersemangat dengan adanya dukungan dari para kiai kampung nusantara di Surabaya. Hal...

Deklarasi Damai Tak Dihadiri Eri Cahyadi

SURABAYA (kabarsurabaya.com) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak menghadiri acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU Kota Surabaya. Ketidak hadirannya tentu sempat...

U Give Me Love Jadi Single Perdana ‘Alex dan Bea’ Masuk Industri Musik

YOGYAKARTA (kabarsurabaya.com) - Trend musik mancanegara mempengaruhi perkembangan musik di Tanahair dari dahulunya. Saat ini Korean Pop (K-Pop) tengah dilirik oleh para penikmat musik di...