Pemilik sabu 30,52 gram dituntut 13 tahun penjara

SURABAYA (Kabarsurabaya.com) – Ayu Tedjo Wati, 47, dan Muhar, 41 terdakwa kepemilikan sabu seberat 30,52 gram ini dituntut 13 tahun kurungan penjara. Tuntutan tersebut dibacakan jaksa penuntut umum (JPU), Putu Sudarsana di ruang sidang Sari I Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (23/11/2015).

ilustrasi

Dalam tututan tersebut, Kedua terdakwa di tuntut dengan hukuman 13 tahun penjara lantaran keduanya melanggar pasal 112, dan 114 UU RI nomor 35 tahun 2009.

“Dari keterangan saksi yang dihadirkan dalam sidang, kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 maka akan dituntut hukuman 13 tahun kurungan penjara,” ungkap Sudarsana.

Dengan tututan tersebut, Hakim Mangapul Girsang akan menunda sidang kedua terdakwa ini, Selasa (24/11/15) dengan agenda pembelaan. Sehingga Hakim meminta keduanya untuk membicarakan pembelaan tersebut.

“Pembelaan bisa diucapkan secara lisan atau melalui pengacaranya terserah,” ujarnya.

Dengan tututan kuasa hukum keduanya, Fariji mengaku keberatan dengan tuntutan yang dijatuhkan keduanya. Ia mengatakan jika keduanya hanya mengambil dan bukan pemilik sabu yang diambil oleh Ayu Tedjo Wati.

“Yang pasti sabu itu bukan milik keduanya, jadi saya akan sampaikan itu nanti di persidangan,” katanya usai sidang.

Kasus ini terjadi 19 Maret sekitar pukul 19.00, saat itu keduanya menuju SPBU di depan terminal Arjosari Malang. Muhar yang menunggu diatas sepeda motor, sedangkan Ayu Tedja Wati ini masuk kedalam toilet SPBU, dan mengabil paketan sabu seberat 30,52 gram yang disimpan didalam rokok, dan timbangan elektrik.

Namun saat akan pergi, Petugas BNNP Jatim datang dan berhasil menangkap keduanya. Saat digeledah barang haram itu ditemukan didalam tas milik Ayu.

Saat dilakukan penyidikan keduanya mengaku disuruh Budi untuk mengambil barang di toilet SPBU di daerah terminal Arjosari Malang. (KS2/Red)

Leave a Reply