Tan Terus Cari Keadilan

SURABAYA (kabarsurabaya.com)– Sudah jatuh tertimpa tangga, itu pepetah yang mungkin dialami oleh Tan Iman Maulana (48), warga Jl Darmo Harapan Indah.

Bagaimana tidak, disaat usahanya tengah bangkrut, ia justru mengaku ditipu  dan dipenjarakan oleh orang yang memberikan hutang.

Tan Maulana

Tidak hanya itu, penderitaannya makin lengkap, lantaran harta bendanya bakal ‘dirampok’, lantaran disita sebagai pembayaran hutang.

Gambaran inilah yang terjadi dalam sidang kepailitan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Rabu (1/4) kemarin.

Dalam persidangan tersebut, pengusaha Sonny Ongkoharjo melalui kuasa hukumnya Taufan Hidayat menyatakan, pihaknya memang sedang mengajukan pailit Tan Iman Maulana.

Ia beralasan, selama ini, pihak Tan Maulana dianggap tidak memiliki itikad baik untuk melunasi hutang-hutangnya, pada kliennya.

Kasus ini sendiri berawal saat pihak Tan meminjam uang sebesar Rp 2,7 miliar pada sang klien. Seiring dengan perkembangan waktu, usaha yang dijalan Tan, rupanya tidak menunjukkan hasil alias bangkrut.

Hal ini rupanya mempengaruhi pinjaman Tan pada Sonny.

Tan dianggap tidak melunasi hutang sebagaimana mestinya.

Oleh karena itu, sekitar tahun 2006 – 2007 Tan pernah masuk penjara, karena dikenakan pidana penipuan penggelapan.

“Dia pernah masuk penjara, karena kasus ini. Oleh karenanya, sekarang kita ajukan pailit, karena dia waktu itu tidak memiliki jaminan untuk membayar hutangnya. Kita mintakan sita harta,” ujarnya.

Disinggung berapa jumlah hutang yang harus dibayar oleh Tan, ia mengaku jika Tan memiliki hutang sebesar Rp 2,7 milyar.

Tan pun sempat membayar sekitar Rp 200 jutaan, sehingga masih tersisa hutang sebesar Rp 2,5 Milyar.

“Itu sudah termasuk bunga dan kerugian atas keuntungan yang seharusnya didapat klien saya,” ujarnya.

Terpisah, dikonfirmasi terkait dengan kasus ini, Tan mengaku pihaknya kini tengah berjuang untuk melawan tindakan yang dianggapnya zalim tersebut.

Sebab, sebelum harta mau ‘dirampok’, dirinya sudah dipenjarakan dulu oleh pihak Sonny.

Kriminalisasi yang ditimpakan padanya tersebut dianggapnya janggal.

Sebab, ia sudah pernah melakukan pembayaran hutang sebesar 7 Kg emas batangan senilai Rp 1,4 milyar.

Namun, hal ini tidak diakui oleh Sonny. Sehingga, pihaknya kini melaporkan kasus penipuan tersebut ke polisi

“Saya itu sudah bayar hutang pada dia (Sonny) pakai emas batangan. Rupanya dia tidak mengakui dan tidak puas. Saya pun dimasukkan penjara sama dia. Kini, dia bahkan mau menyita harta saya. Rasanya dia memang mau menghancurkan hidup saya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tan Iman Maulana melaporkan dua orang pengusaha Sonny Ongkoharjo dan Hengky Ongkojoyo, keduanya warga Darmahusada Indah Utara. Laporan ini bernomor LPB/488/III/2015/UM/SPKT, di laporkan ke Polda Jatim, Selasa (31/3). (Red)

Leave a Reply