Temukan Bahan Berbahaya Mercury dan Hydroquinon, Bos Kosmetik ini Jadi Tersangka

SURABAYA (kabarsurabaya.com) – Bos PT Glad Skincare berlokasi di Jalan Babatan, Menganti, Surabaya yakni MM ditetapkan sebagai tersangka kasus kosmetik yang mengandung zat berbahaya, berupa mercury dan hydroquinon.

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, Kompol Suryono menyampaikan, terbongkarnya kasus kosmetik berbahaya ini, setelah pihaknya menemukan berbagai kosmetik tanpa ijin edar.

Temukan Bahan Berbahaya Mercury dan Hydroquinon, Bos Kosmetik ini Jadi Tersangka

“Subdit Indagsi Polda Jatim, melakukan proses penyelidikan terhadap kasus perdagangan kosmetik tanpa ijin. Kemudian ditemukan ternyata produk ini mengandung bahan berbahaya, diantaranya mercury dan hydroquinon,” ujar Kompol Suryono, Kamis (24/10/2019).

Kedua zat itu, menurut Suryono, ditemukan dalam belasan produk kecantikan merk KLT, meliputi aneka krim pemutih, sabun wajah, hingga serum kecantikan.

Setelah disita, beberapa diantaranya ditest ke laboratorium untuk mengecek kandungan produk. Hasilnya, bahan yang terdapat didalam produk kecantikan ternyata mengandung zat mercury dan hydroquinone.

Karena membahayakan kesehatan, berbagai jenis kosmetik itu pun ditarik dari pasaran. Dan petugas kepolisian menetapkan pemilik perusahaan, yaitu MM, sebagai tersangka.

Suryono juga menyebut, omzet bisnis kosmetik ilegal yang dijalankan tersangka sangat menggiurkan. Dalam sebulan, bisa menghasilkan keuntungan mencapai Rp 1,6 miliar.

“Ini (beroperasi) sejak tahun 2017,” tandas Suryono.

Atas kasus ini, penyidik Polda Jatim menjerat tersangka dengan pasal 196 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun penjara dan denda hingga satu miliar rupiah. Juga pasal 197, undang-undang yang sama dengan pidana paling lama 15 tahun penjara dan denda hingga Rp 1,5 miliar. (men)

Leave a Reply