7.8 C
New York
Jumat, Desember 9, 2022

Buy now

Tiga Oknum Polsek Pasirian Bisa Terjerat Tindak Pidana

SURABAYA (Kabarsurabaya.com) Tiga oknum anggota polisi dari Polsek Pasirian yang melakukan pungutan liar pada tambang pasir ilegal yang ada di Selok Awar-Awar, Lumajang dapat diproses secara pidana. Kapolri, Jendral Badrodin Haiti mengatakan berapa pun nilai pungutannya, kecil atau besar akan masuk kategori gratifikasi.

Orang nomer satu di jajaran Kepolisian ini melanjutkan dapat menjerat ketiga anggota polisi yang terbukti menerima dan melakukan pungutan liar tersebut selama ada dua alat bukti yang cukup.

Meskipun dalam kasus ini tiga anggota Polisi tersebut telah menjalani sidang kode etik disiplin.

“Kalau terbukti pidana, sudah tentu ada pelanggaran Kode Etiknya. Tapi jika melanggar Kode Etik belum tentu ada unsur pidananya,” kata Badrodin di Mapolda Jatim usai melakukan pengarahan pada semua perwira, kemarin (10/11/15).

Seperti diketahui tiga anggota polsek Pasirian antara lain Mantan Kapolsek Pasirian, AKP Sudarminto, Kanit Reskrim Polsek Pasirian, Ipda Samsul Hadi, dan Babinkamtibmas desa Selok Awar-awar, Aipda Sigit Purnomo. Mereka sudah dihukum oleh Bidang Propam Polda Jatim.

Sedangkan disinggung terkait adanya tersangka lain dalam kasus ini yang melibatkan anggota Polisi ? Kapolri menegaskan jika untuk perkembangan itu diri minta wartawan menanyakan langsung ke Kapolda Jatim.

“Tanya Kapolda Jatim (Irjen Pol Anton Setiadji.red) yang lebih tahu,” pungkas Badrodin. (KS2/RED)

Related Articles

Stay Connected

22,764FansSuka
3,603PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles