2015, Pengangguran Di Jatim Naik 4,32 Persen

SURABAYA (kabarsurabaya.com). Jumlah pengangguran di Jawa Timur (Jatim) tahun 2015 naik 4,32 persen dibanding tahun 2014. Tahun 2015, jumlah pengangguran di Jatim mencapai 892.000, ini lebih besar dari tahun 2014 sebanyak 843.000 pengangguran. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan (Kadisnakertranduk) Sukardo kemarin (5/11/15).

“Jumlah ini belum ditambah jumlah lulusan SI dan lulusan SMK/SMA yang baru lulus bulan Februari 2015 lalu,” kata Sukardo.

Jika ditambah dengan jumlah lulusan SI dan SMK/SMA yang baru lulus, Sukardo memprediksi jumlahnya menjadi 1 juta pengangguran yang ada di Jatim.

“Pengangguran ini kebanyakan jumlah siswa yang ingin melanjutkan kuliah. Tetapi tak punya cukup biaya untuk melanjutkannya. Sebagian lagi lulusan SI yang belum bekerja. Untuk jumlah masing-masing saya tidak ingat,” katanya.

Dengan adanya program Pemprov terkait kredit bunga murah ini, Sukardo berharap bagi mereka yang sudah memiliki ketrampilan untuk memanfaatkan program tersebut. Sedangkan yang belum memiliki ktrampilan, pihaknya bersedia memberikan pelatihan.

“Pemprov bersedia memfasilitasi mereka yang belum memiliki ketrampilan untuk memberikan pelatihan keterampilan. Bagi yang sudah trampil, Pemprov siap bantu kucurkan bantuan dana dari program tersebut,” tandasnya.

Pemprov Jatim akan mengoperasikan pinjaman kredit untuk memperkuat usaha kecil dan menengah (UKM) sebesar Rp400 miliar dengan bunga 10 persen. Pengoperasian itu bertujuan memperkuat kesejahteraan masyarakat setelah nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah. Masing-masing UMKM akan mendapat kucuran dana sebesar Rp25 juta.(KS5/RED)

Leave a Reply